#71 Daring Moves

Judul Buku : Daring Moves

Penulis : Linda Lael Miller

Penerbit : Harlequin Books 

Bacaan ringan di akhir minggu saya pilih dari koleksi ebook romance Harlequin, sekaligus memenuhi tantangan membaca minimal satu novel berbahasa Inggris. Kali ini Linda Lael Miller memilih dua orang tokoh utama, Amanda Scott dan Jordan Richards. Tema yang diusung adalah masalah kepercayaan diri atas suatu hubungan. Tema yang lazim, sehingga tidak membuat kening saya berkerut di akhir minggu ini :)

Amanda Scott baru saja pulih dari hubungan yang dianggapnya suatu kesalahan. Dia jatuh cinta pada James yang ternyata sudah mempunyai istri. James sendiri akhirnya mengaku bahwa hubungannya dengan istrinya tidaklah berhasil. Tapi Amanda tidak mau menjadi “the other woman” , dan dia memutuskan James.

Ternyata saudaranya, Eunice, juga mengalami hal yang sama. Bedanya adalah Eunice adalah seorang istri yang rumah tangganya hancur gara-gara seorang wanita lain yang disukai suaminya. Bermaksud menghibur adiknya, Amanda membelikan hadiah natal  berupa sebuah buku psikologi bertopik pemulihan suatu hubungan. Di saat mengantri untuk mendapatkan tanda tangan penulisnya, dia bertemu dengan Jordan Richards. Perkenalan mereka kemudian dilanjutkan dengan makan malam dan beberapa kencan berikutnya.

Tepat di saat Amanda mulai menjalin hubungan dengan Jordan, James datang kembali ke kehidupan Amanda. Dengan segala upaya James membujuk  Amanda untuk kembali kepadanya, yang tentu saja ditolak oleh Amanda. Tanpa disangka, James mengalami serangan jantung ketika dia sedang memohon kepada Amanda di dalam apartemen Amanda. Untungnya, James masih bisa diselamatkan dan dibawa ke rumah sakit.

Hubungan antara Amanda dan Jordan mendapatkan ujian ketika Amanda mengetahui masa lalu Jordan. Jordan mempunyai dua orang putri dari pernikahannya sebelumnya. Istrinya sendiri meninggal dalam suatu kecelakaan. Ketika Amanda mendapati bahwa Jordamasih menyimpan foto istrinya, Amanda kembali merasa menjadi “the other woman” dalam kehidupan Jordan. Amanda tidak mau membuat kesalahan kedua kalinya. Di waktu yang bersamaan, Amanda dihubungi dari rumah sakit mengabarkan James sedang sekarat dan mencari Amanda. Amanda datang ke rumah sakit, dan mendengarkan rayuan James tentang dia tidak punya harapan hidup jika Amanda tidak kembali padanya.

Mulai dari sini saya kesal sama Amanda. Dengan bodohnya Amanda menjanjikan pada James bahwa dia akan kembali pada James jika James berjanji untuk sembuh. Hello??? Amanda ini benar-benar naive dan selfish. Dengan alasan dia tidak mau menjadi penyebab kematian James, dia mau kembali pada James dan menjadi “the other woman” kembali? Plin-plan deh. Pikirannya hanya berpusat pada dirinya saja. Sudah gitu dia masih berharap Jordan mau memahami posisinya.

Saya sempat berpikir, kenapa judulnya Daring Moves? Ternyata di dalam novel ini bukan hanya soal krisis kepercayaan diri, tetapi juga bagaimana seseorang (dalam hal ini Amanda) memiliki keberanian untuk menjalani suatu hidup yang baru, lepas dari kehidupan lamanya, dan dari pikiran-pikiran yang justru membuatnya tidak move on.  Seperti kata ayah tiri Amanda berikut ini

A person can’t expect to win in life if they’re afraid to take a risk.

Soal ending-nya, ini Harlequin. Tokoh utama selalu berbahagia selamanya. Tapi dengan pemikiran Amanda yang plin-plan saya hanya mau ngasih dua bintang saja untuk novel ini.


#64 Summer Desserts

Judul Buku : Summer Desserts

Penulis : Nora Roberts

Penerbit : Kindle Edition

Saya tertarik untuk membaca ebook ini tentu saja karena nama besar Nora Roberts.  Di samping itu, novel ini merupakan seri pertama dari Great Chef karya Nora Roberts. Novel ini sendiri sudah diterjemahkan oleh Gramedia Pustaka Utama dalam serial Languange of Love, dengan judul Manisnya Cinta. Dan saya tidak rugi, karena ceritanya memang cukup menarik untuk dibaca.

Novel ini bercerita tentang a cordon bleu chef bernama Summer Lyndon. Dia adalah seorang chef pembuat makanan penutup yang terkenal. Saking terkenalnya, dia sering bepergian ke luar negeri hanya untuk membuat makanan penutup.  Spesialisinya adalah membuat bombe (makanan penutup berupa es krim yang dibuat secara spherical dan berlapis-lapis). Walaupun tentu saja dia bisa membuat berbagai makanan penutup lainnya. Summer merasa bahagia dengan pekerjaannya yang tidak menetap dan terikat. Dengan demikian dia bisa bebas kemana saja.

Tetapi suatu tawaran menggiurkan datang dari Blake Cocharan III, pemilik hotel Cocharan yang terkenal. Blake ingin mengubah citra hotelnya, dan memilih Summer yang terkenal itu untuk membuat terobosan baru di restoran hotel miliknya. Awalnya Summer merasa ragu dengan kontrak setahun yang ditawarkan Blake. Dia takut akan keterikatan. Tapi demi menjaga nama baiknya, dia akhirnya menerima tawaran itu.

Yang menarik dalam novel ini adalah bagaimana Summer diceritakan sangat menyukai junk food (pizza, sandwich dan  cheeseburger) serta champagne. Hal yang sempat membuat Blake bingung akan selera makanan Summer. Summer juga digambarkan selalu menggunakan iringan musik klasik ketika sedang membuat makanan penutup olahannya. Dan berhubung novel ini adalah serial Great Chef yang bertema kuliner, siap-siap deh ngiler membaca semua makanan penutup yang dibuat oleh Summer :)

Lalu dimana letak konfliknya? Konflik muncul dari krisis kepercayaan diri Summer akan sebuah komitmen. Summer tidak percaya akan sebuah hubungan khusus (baca: asmara) antara pria dan wanita. Tidak heran karena dia berasal dari keluarga yang broken home. Ibunya yang artis Perancis itu bahkan sudah tiga kali menikah dan tidak terhitung berapa kali berkencan. Ketika Blake menawarkan hubungan permanen di antara mereka, Summer justru ketakutan. Dia takut kejadian yang dialami orangtuanya akan terulang pada dirinya.

Yah… khas romance Harlequin, pastilah ada adegan-adegan yang hanya boleh dilakukan orang dewasa. Dan tentu saja akhir cerita yang manis. Saya rasa tiga bintang cukup untuk Summer dan makanan penutupnya.  Ohya, dengan membaca novel ini ada 3 tantangan yang saya selesaikan sekaligus. Satu tantangan Name In A Book Challenge 2012 (Summer di judul mengacu pada tokoh dengan nama yang sama), Books in English Reading Challenge 2012 (novel yang saya baca adalah ebook berbahasa Inggris) dan tentunya Goodreads Reading Challenge 2012 (buku ke 72). Yippie!!

 PS. Postingan untuk Name In A Book Challenge 2012 dan Books in English Reading Challenge 2012