#20 Mengejar Malam Pertama

Judul Buku : Mengejar Malam Pertama

Penulis : Wenda Koiman

Halaman : 208

Penerbit : Gradien Mediatama

Warning : Ini bukan novel mesum, tetapi kisah komedi yang mengajak anda sedikit menilik keunikan malam pertama

Itu peringatan pertama dari penulisnya. Dan seperti judulnya, buku ini mengisahkan tentang seorang pemuda bernama Doni yang menerima perjodohan oleh orangtuanya dengan seorang gadis Gysta Arista. Ada satu alasan kuat Doni menerima perjodohan itu. Doni ingin merasakan malam pertama.

Maka dimulailah perjalanan Doni menuju Malam Pertama-nya. Gysta, gadis yang dijodohkan dengannya adalah seorang wanita cantik, lembut. Singkat kata Doni beruntung mendapatkan Gysta. Setelah menjalani ijab kabul, tibalah saat yang ditunggu-tunggu Doni. Tapi kemudian, malam pertamanya batal gara-gara kebakaran di sebelah rumah. Apes!

Tapi, masih ada bulan madu. Sialnya bulan madu berubah menjadi Toxic Moon. Disusul dengan serangkaian kejadian yang membuat malam pertama Doni berantakan. Apakah obsesi Doni bisa terwujud?

Buku ini memang adalah bacaan untuk dewasa. Tapi isinya sangat lucu. Sempat mengira buku ini novel, tapi di sampul belakang ada label Non-Fiksi Komedi. Jadi? Apakah Doni adalah si penulis sendiri?😀

Buku ini bukan hanya sekedar tentang malam sakral antara suami dan istri. Tapi juga bagaimana sebuah pernikahan itu bukan hanya sekedar hubungan fisik saja. Yang membuat saya salut adalah, tokoh buku ini, si Doni (walaupun berotak mesum) bersedia melepaskan keperjakaannya  setelah benar-benar resmi dalam ikatan rumah tangga.

Btw, saya juga suka dengan pilihan covernya yang unik.  Empat bintang buat Mengejar Malam Pertama.

3 thoughts on “#20 Mengejar Malam Pertama

Ikut Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s