#61 Lelaki Penuh Luka

Judul Buku : Lelaki Penuh Luka (Envy)

Penulis : Sandra Brown

Halaman : 548

Penerbit : Gramedia Pustaka Utama

Suatu hari saya melempar pertanyaan ke twitter.  “Apa judul buku karangan Sandra Brown yang paling bagus menurut kalian?”. Yang jawab hanya seorang, dan dia menjawab “Envy”. Segera saya mencari tahu tentang buku tersebut, dan saya beruntung bisa mendapatkannya via PinjamBuku.org (terima kasih mbak Endah Karyani). Buku ini sendiri diterbitkan ulang oleh Gramedia pada tahun 2004, sejak pertama kali diterbitkan pada tahun 1999. Dan memang benar buku ini menarik, karena tidak seperti novel Sandra Brown lainnya yang pernah saya baca. Masih berupa romantic suspense khas Sandra Brown, dengan berbagai twist di dalam alurnya.

Novel ini bercerita tentang Maris Matherly-Reed yang adalah seorang editor di Penerbit Matherly.  Selain menjadi editor, Maris juga Wakil Presiden di penerbit besar tersebut. Suaminya Noah Reed adalah seorang penulis buku laris The Vanquished yang setelah menikah dengan Maris kemudian menjadi CEO di perusahaan tersebut. Suatu hari Maris mendapat kiriman naskah novel berjudul Envy. Anehnya novel yang dikirim itu hanyalah prolog, tanpa keterangan yang jelas tentang penulisnya kecuali inisial P.M.E. Maris merasakan bahwa novel itu akan laku keras, dan ia bertekad mencari siapa P.M.E tersebut.

Singkat cerita, Maris berhasil menemukan Parker Evans, penulis novel Envy yang tinggal di sebuah pulau di Georgia. Penulis yang dia jumpai adalah seorang yang cacat, angkuh, dan keras kepala. Maris berusaha meyakinkan Parker untuk melanjutkan menulis novel tersebut. Tanpa Maris, sadari dia sudah masuk ke dalam “permainan” Parker. Sementara itu, Noah ternyata berkhianat baik terhadap istrinya maupun pada perusahaan. Pernikahan Noah dan Maris hanyalah alat bagi Noah meraih ambisinya untuk menjual perusahaan tersebut.

Seperti judul aslinya, Envy, yang berarti iri hati, hal tersebut menjadi benang merah dalam novel ini. Iri hati muncul karena adanya persaingan, yang dibiarkan demikian lama terpendam, hingga akhirnya membuat luka.

Yang menarik dari novel ini adalah pembaca diberikan kesempatan untuk membaca beberapa bab dari novel Envy tersebut. Bab-bab itu ditulis dengan jenis huruf yang berbeda, sehingga kita masih bisa mengetahui mana novel aslinya ataupun novel Envy yang ditulis Parker.  Lewat novel ini pembaca juga bisa mengetahui bagaimana tugas dari seorang editor. Dahulu saya berpikir editor hanya bertanggung jawab pada penulisan saja, tapi ternyata alur cerita juga bisa “diedit” oleh seorang editor. Ternyata menjadi seorang editor tidaklah mudah🙂

Bukan Sandra Brown jika tanpa kejutan dalam novelnya. Sejak awal hingga akhir cerita, ada begitu banyak kejutan dari setiap tokohnya. Ada yang awalnya seperti tokoh yang jahat, ternyata tidak seperti itu di bagian akhirnya. Ada yang kelihatan “aman”, ternyata menyusun “berantakan” di akhirnya. Semakin mendekati halaman akhir pembaca akan menyadari bahwa Envy bukan sekedar novel, melainkan sebuah kisah nyata menyangkut Maris, Noah dan Parker. Dan juga akan terkuak siapa yang dimaksud dengan lelaki penuh luka tersebut.

Empat bintang untuk Lelaki Penuh Luka.

13 thoughts on “#61 Lelaki Penuh Luka

  1. bagiku ya Mbak, dari sekian banyak romantic suspense dari Sandra Brown yang udah diterbitkan sama Gramedia, buku ini yang paling bagus. Misterinya emang bikin nggak sabar buat nyelesaikan ceritanya. Dan pemilihan judul oleh Gramedia juga keren. Lelaki Penuh Luka, Parker memang Lelaki Penuh Luka baik fisik maupun bathin. Dan novel ini bagiku juga yang paling vulgar pemilihan kata-katanya. Tajam gitulah pokoknya…

    Kebanyakan komen… *dihajar mabk Desty*

  2. mba salam kenal ya…ini baru selesai baca buku ini sekali baca gak bisa berenti..bagus banget bukunya,lagi nyari yg hello darkness ni?gak ketemu2

  3. Pingback: #410 Low Pressure |

Ikut Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s