#105 Call Me Mrs. Miracle

Judul Buku : Call Me Mrs. Miracle

Penulis : Debbie Macomber

Halaman : 240 (ebook)

Penerbit : Mira Books

Natal jelas masih lama, tapi tidak ada salahnya kan membaca cerita bertemakan natal? Kemarin, saya menemukan sebuah ebook novel dari Debbie Macomber, salah satu penulis romance kesukaan saya. Saya menyukai tulisan Debbie karena biasanya dia mengangkat tema keluarga. Sama halnya dengan kisah yang satu ini, bercerita tentang seorang wanita yang harus tinggal dengan keponakannya.

Holly Larson terpaksa mengasuh keponakannya, Gabe, ketika ayah anak itu (yang adalah kakak dari Holly) ditugaskan ke Afganishtan.  Holly yang pernah diputuskan oleh kekasihnya karena dianggap tidak mempunyai jiwa keibuan, kali ini harus menjadi “ibu” bagi Gabe. Namun, Holly berusaha sebaik mungkin agar Gabe nyaman tinggal bersamanya, demi kakaknya yang dikasihinya. Salah satu upaya Holly adalah membuat hari natal yang bahagia untuk Gabe, termasuk ketika Gabe menginginkan sebuah mainan robot Telly yang seharga 250 dollar. Padahal dia tahu kondisi keuangannya pas-pasan untuk hidup sehari-hari. Holly butuh keajaiban.

Jake Finley menghadapi tantangan ketika dia diminta menjadi manajer di bagian permainan dari pusat perbelanjaan Finley. Insting Jake untuk membeli 500 unit mainan robot Telly ditentang oleh ayahnya, pemilik pusat perbelanjaan Finley sekaligus direktur utama. Bagaimana mungkin menjual mainan yang mahal itu sebagai hadiah natal? Walaupun mainan itu disukai oleh anak-anak, tapi tidak semua orang tua sanggup membeli mainan itu untuk menjadi hadiah natal bagi anak mereka. Jake jelas butuh keajaiban untuk menjual mainan tersebut. Di satu sisi, Jake dan ayahnya tidak percaya lagi dengan keajaiban natal sejak ibu dan saudarinya meninggal karena kecelakaan tepat di malam natal.

Keajaiban untuk Holly dan Jake hadir lewat Emily Merkle (a.k.a Mrs. Miracle). Wanita paruh baya yang menjadi sales sementara di pusat perbelanjaan Finley, selalu optimis Gabe akan mendapatkan robot Telly, Jake mampu menjual semua robot mahal itu, dan bonusnya adalah ada cinta antara Holly dan Jake. Dengan caranya sendiri (yang penuh misteri) Mrs. Miracle menciptakan keajaiban untuk semua orang. Selain menciptakan keajaiban, Mrs. Miracle juga adalah satu-satunya orang yang berani beradu argumen dengan Mr. Finley, ayah Jake yang hampir saja memecatnya.

Saya menyukai kisah yang manis tentang keajaiban natal ini. Ada begitu banyak harapan yang selalu hadir di saat natal. Keajaiban akan terjadi hanya jika kau mempercayainya. Membaca kisah ini membawa kehangatan tersendiri dalam hati saya. Apalagi kisah ini dilengkapi dengan quote-quote lucu tapi “nendang” ala Mrs. Miracle di awal setiap bab-nya

Needs a newlife? God take trade-ins

Exercise daily – walk with The Lord

Coincidence is when God chooses to remain anonymous

Aspire to inspire before you expire

Belum lagi ada resep-resep menarik seputar sajian tradisional natal dalam buku ini.. Hmmm.. slurp!

Empat bintang untuk Mrs. Miracle

PS. Postingan untuk Names in A Book Challenge 2012

4 thoughts on “#105 Call Me Mrs. Miracle

  1. Salam kenal, Desty🙂
    Saya jg suka buku ini, salah satu buku bertema Natal fave saya. Ceritanya simpel dan sweet ya ^^
    Btw, buku ini udah ada terjemahannya loh🙂

Ikut Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s