#121 Fifty Shades of Freed

Judul Buku : Fifty Shades of Freed

Penulis : E.L. James

Halaman : 448 (ebook)

Penerbit : The Writer’s Coffee Shop Publishing House

Setelah buku kedua selesai saya baca, saya melanjutkan membaca buku ketiga sekaligus yang terakhir dari trilogi Fifty Shades yang fenomenal ini. Sebenarnya lebih ke penasaran saja bagaimana hubungan Christian dan Ana pasca pernikahan, yang diceritakan di buku ketiga ini.

Diawali dengan honeymoon  yang mewah di Eropa, sepertinya cinta antara Christian dan Ana semakin mantap saja.  Ada banyak “I love you“, “yours, dan  “mine” yang bertebaran di buku ini. Padahal sebenarnya Christian masih menyimpan banyak rahasia dari Ana, disamping Christian masih belum bisa menerima kalau dia dicintai oleh orang-orang di sekitarnya, termasuk oleh Ana. Jadi Christian itu menganggap Ana sebagai miliknya, dan kalau dia ditinggalkan Ana dia jadi ga bisa ngapa-ngapain, tapi ga bisa yakin kalo Ana cinta sama dia. Aneh kan? Biarpun Ana sudah bersumpah kalau dia tidak akan meninggalkan Christian apapun yang terjadi.

Dan setelah menikah, Christian makin posesif saja. Apalagi ketika dia mendengar kabar ada kebakaran yang disengaja di kantornya, Christian makin meningkatkan keamanan untuk Ana. Nggak tanggung-tanggung, Ana harus dikawal oleh pengawal yang dipilih langsung oleh Christian. Dan bukan hanya Ana, semua keluarga Greys mendapatkan perlakuan yang sama, sampai-sampai Mia dan Grace (ibunya Christian) jadi kesal. Christian berbuat demikian karena si pelaku pembakaran, Jack Hyde (mantan bos-nya Ana) menyimpan file khusus di komputernya yang menyangkut keselamatan keluarga Greys.

Di tempat kerjanya, Ana mendapatkan promosi naik pangkat menggantikan Jack Hyde. Sebenarnya Christian ga mau Ana kerja, tapi Ana ngotot mau kerja sebagai impiannya. Jadinya Christian membeli penerbitan tempat Ana kerja, dan berencana membuatnya menjadi Greys Publisher, yang nantinya akan dipimpin oleh Ana. Ana shock.. merasa Christian terlalu ikut campur dalam kariernya. Sempat bertengkar, tapi akhirnya berdamai juga (ehm.. di dalam kamar).

Ngomong-ngomong soal adegan kamar, di buku ketiga ini paling hot menurut saya. Dan lebih banyak (lagi) vanilla-nya. Kalaupun ada adegan BDSM, itu karena Ana yang minta, ataupun karena Christian mau “menghukum” Ana karena ga mau mendengar apa yang dia minta. Saking seringnya ber-adegan kamar (eh.. ga hanya di kamar aja sih.. di yacht dan di dalam mobil juga), Ana sampai lupa kalau jadwal suntikan pencegah kehamilannya udah lewat. Seandainya ga bertemu dengan Dr. Greene, dia ga bakalan tahu kalau dia hamil.

Yup.. si Ana hamil. Meskipun Ana belum menginginkan anak seperti halnya Christian (dan mereka pernah ngomongin soal itu), Ana tetap mau mempertahankan bayinya. Tapi begitu dia ngasih tahu Christian, Christian marah besar. Dia sampai memaki Ana dan bilang kalau Ana ga becus karena mengingat jadwal suntikan aja ga sanggup. Christian ngamuk-ngamuk sampai mabuk (padahal Christian benci mabuk).

Urusan dengan Jack Hyde ternyata masih berlanjut. Karena ga bisa mendekati Ana, Jack Hyde menculik Mia, saudaranya Christian dan memeras Ana untuk menyediakan uang sebesar lima juta dollar dalam waktu 2 jam atau si Mia diperkosa dan dibunuh. Karena masih marahan dengan Christian (dan tentu saja ga mau mencelakakan Christian), Ana memilih bertindak sendiri. Walaupun Mia selamat, Ana mengalami luka parah karena dipukuli dan ditendang oleh Jack Hyde. Trus gimana dong dengan bayinya? Gimana juga dengan keluarganya? Apakah dia harus meninggalkan Christian yang tidak mau menerima anaknya sendiri? Hehe… ga mau spoiler ah.. baca saja sendiri😀

Yang pasti buku ketiga ini jauh lebih manis daripada buku sebelumnya. Sesuai judulnya yang Fifty Shades of Freed, ada banyak hal yang terbuka di buku ini, termasuk rahasia masa lalu Christian yang membuatnya menjadi dominan, control freak, dan posesif.

Bicara soal covernya, ternyata buku ketiga ini ada yang diterbitkan dengan cover berbeda (bukan gambar borgol seperti di atas), yaitu dengan gambar liontin kunci. Kalau yang borgol, mungkin masih mau memperlihatkan sisi dominant dari Christian (disamping dalam buku ini setiap Christian dan Ana beradegan BDSM selalu melibatkan tangan/kaki yang terikat, entah oleh borgol atau tali).  Sementara yang bergambar kunci, itu adalah hadiah ulang tahun Ana dari Christian, sebuah gelang dengan liontin bermacam-macam yang masing-masing menggambarkan lokasi/peristiwa penting dalam kisah cinta mereka. Nah kunci itu kalo kata Christian adalah “a key to my heart and my soul” #eaaa… (btw, ada juga liontin ice cream cone yang katanya itu artinya ice cream vanilla — tahu kan maksudnya?? :D ).

Saya ngasih (lagi-lagi) bintang tiga untuk buku ketiga ini. Ada adegan terakhir di bagian epilog yang memperlihatkan sisi Christian yang lain, yang melengkapi semua Fifty Shades of Greys.

15 thoughts on “#121 Fifty Shades of Freed

  1. ugggh penasaran..
    aku baru baca yang pertama..
    yang fifty shades darker sama fifty shades freed belom nemu link downloadnya..
    isa kasi saran blog mana yang nyediain link downloadnya??
    makasi ^^

Ikut Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s