#168 An Abundance of Katherines

8680398

Judul Buku : An Abundance of Katherines

Penulis : John Green

Halaman : 272 (ebook)

Penerbit : Speak

Punya mantan 19 orang, itu mungkin hal yang biasa. Tapi kalau 19 orang itu semuanya bernama Katherine? That’s amazing.  Tapi itulah yang dialami oleh Colin, seorang anak berbakat. Pada usia dua tahun Colin membaca headline pada surat kabar yang sedang dipegang ayahnya. Sejak saat itu, orang tuanya menyadari bahwa Colin adalah anak berbakat. “You’re very special person“, adalah hal yang ditanamkan oleh ayahnya pada Colin. Colin juga sempat “diajar” oleh rekan ayahnya, Krazy Keith, yang mempunyai seorang anak perempuan bernama Katherine. Katherine inilah yang menjadi pacar pertama Colin, yang kemudian memutuskannya tiga menit kemudian.

Katherine II hadir dalam hidup Colins pada saat dia berumur 8 tahun, dan hanya bertahan 8 hari sampai Katherine memutuskan hubungan dengan Colin. Selanjutnya Katherine III sampai dengan Katherine XIX terus hadir sampai Colin diputuskan oleh Katherine XIX pada hari kelulusan dari SMA. Dalam kegalauan karena diputuskan oleh Katherine XIX, Colin dan sahabatnya Hassan melakukan perjalanan meninggalkan Chicago selama musim panas. Ketika mereka tiba di Gutshot, Tennessee, Colin menemukan ide untuk membuat suatu teorema matematika yang menjelaskan mengenai hubungannya dengan Katherine. Melalui theorema ini, Colin ingin memprediksi kapan dan berapa lama hubungannya dengan the next Katherine (atau gadis lain). Teorema ini disebut The Theorem of Underlying Katherine Predictability. Colin  bahkan membuat persamaannya sebagai berikut

untitled

Jangan tanya sama saya maksud dari persamaan di atas. Baca saja di bukunya.😀

Anyway… di Gutshot, Colin dan Hassan berjumpa dengan seorang gadis bernama Lindsey. Hollis, ibunya Lindsey, mengajak Colin dan Hassan tinggal di rumah mereka, dengan catatan mereka harus bekerja pada Hollis selama musim panas. Kerjanya ringan, mereka harus mewawancarai beberapa orang yang pernah bekerja di Gitshot Factory milik keluarga Lindsey. Ketika Lindsey mengetahui tentang teorema yang dikembangkan oleh Colin, dia menjadi tertarik untuk mencari tahu. Lindsey bahkan membantu Colin menemukan beberapa variabel untuk dimasukkan dalam persamaan di atas.

Ide cerita dari kisah Colin, si pemuda berbakat ini, pada dasarnya sederhana. Tetapi John Green membuatnya menjadi sangat tidak sederhana. Siapa coba yang pernah membuat persamaan logaritma dari pengalaman diputuskan pacar?  Selain mampu membuat teorema algoritma di atas, Colin juga jago sekali ber-anagram. Hampir setiap kata yang didengarnya bisa dibuat menjadi anagram olehnya.  Dan ohya, dia juga menguasai beberapa bahasa. Tidak heran jika kita menjumpai Colin mampu bercakap-cakap dalam bahasa Arab dengan Hassan (yang keturunan Arab). Interaksi persahabatan antara Colin dan Hassan juga menarik, meskipun ada banyak perbedaan di antara mereka. Dan tentu saja, kalimat cerdas, lucu, dan quoteable khas John Green tetap ada di novel ini.

Lima bintang untuk John Green

8 thoughts on “#168 An Abundance of Katherines

    • Idenya dari John Green, tapi yg bikin persamaan dan grafiknya itu temannya, ahli matematika. Dan ternyata temannya itu punya 2 mantan bernama Katherine😀

  1. siapa sih itu….yang di stand up comedy (?) aaaah serius lupa, kenapa ingat bukunya doang, dia juga sering nulis pake rumus ekonomi, supply and demand :v

Ikut Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s