#268 Pre Wedding Rush

20492174

Judul Buku : Pre Wedding Rush

Penulis : Okke Sepatumerah

Halaman : 204

Penerbit : Stiletto Books

Beberapa waktu lalu saya sempat menyimak timeline twitter milik @sepatumerah dengan hashtag #PreWedRush. Di Facebook juga nggak kalah serunya. Beberapa orang mulai mengucapkan selamat kepada mbak Okke, sampai suami saya bertanya pada saya, “Okke Sepatumerah itu mau nikah ya, dek?“. Waktu itu saya jawab, “Ya kali… ga tahu juga. Siapa tahu promo buku baru.” Dan dugaan saya benar, Pre Wedding Rush adalah buku terbaru dari mbak Okke.

Tanpa pikir panjang, saya langsung memesan ke toko buku online. Kebetulan dapat buku yang ditandatangani sama mbak Okke. Alasan saya segera membeli bukan karena mengejar edisi tanda tangan, tapi karena Okke Sepatumerah itu masuk dalam daftar penulis yang bukunya harus saya beli, sekalian melengkapi koleksi novel mbak Okke sebelumnya,

Pre Wedding Rush bercerita tentang seorang wanita berusia 28 tahun bernama Nina. Di hari ulang tahunnya, dia tiba-tiba dilamar oleh kekasihnya, Dewo,  yang baru dipacarinya selama 10 bulan. Nina terkejut, tapi tidak bisa menolak. Padahal jauh di dalam hatinya dia masih menyimpan rasa untuk Lanang, mantan kekasihnya yang entah ada di mana saat ini. Setelah menerima lamaran Dewo, Nina lantas mengirimkan email kepada Lanang. Email berbalas, dan singkat cerita Lanang mengajak Nina ketemuan di kereta yang akan membawa mereka ke arah timur Bandung. Lanang akan ke Jogja, sementara Nina akan ke Surabaya mengurus pernikahannya.

Di kereta, Nina dan Lanang bisa dikatakan melepas rindu. Hingga tiba di Jogja, secara impulsif Nina mengikuti ajakan Lanang untuk mampir di kota itu. Nina sendiri tidak memahami mengapa dia mau diajak ke Jogja, mungkin karena dia masih mengharapkan cinta Lanang. Nina pun harus berbohong pada Dewo yang sudah menantinya di Surabaya. Di Jogja, Nina berkenalan dengan Sigit dan Ayako, sepasang suami istri seniman yang juga mengurus usaha pemuda di Jogja Selatan. Kebetulan Ayako sedang terlibat proyek dengan Lanang. Tanpa diduga, Nina harus tinggal lebih lama karena ada gempa yang melanda Jogja. Nina tidak sampai hati meninggalkan banyak korban di sekitarnya (atau tidak bisa meninggalkan Lanang?).

Kata orang, kalau mau menikah biasanya ada aja hal-hal yang bikin senewen, malah terkadang menghalangi pernikahan itu. Kehadiran Lanang menjadi goro-goro dalam pernikahan Nina. Nina sampai bertanya-tanya apa filosofi dari sebuah pernikahan. Pelegalan status? Atau hanya another stage of life? Saya jadi teringat kembali dengan sebuah blog asuhan mbak Okke, Lajang dan Menikah, yang juga sempat dibukukan. Pre Wedding Rush ini sepertinya melengkapi buku Lajang dan Menikah itu.

Lantas bagaimana nasib Nina? Ah.. nggak mungkin saya ceritakan lah… Yang pasti ada twist menarik di pertengahan buku ini yang membuat saya tadinya berpikir “udahlah Nina sama si A saja…” menjadi “Ih… Si B jauh lebih baik deh“. Yang pasti apapun pilihan Nina pada akhirnya dia yakin bahwa masa depannya akan baik-baik saja.

4 stars

2 thoughts on “#268 Pre Wedding Rush

Ikut Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s