#360 Allegiant

22019444

Judul Buku : Allegiant (Divergent #3)

Penulis : Veronica Roth

Halaman : 496

Penerbit : Mizan Fantasy

Bagaimana bila seluruh hidupmu adalah dusta? Dan satu kebenaran—seperti satu pilihan—mengubah semua yang kau percaya? 

Setelah factionless dibawah kekuasaan Evelyn mengambil alih , Tris dan beberapa rekannya dipenjara karena menyebarkan video Edith Prior. Berbeda dengan Tobias, dia tetap bebas karena dianggap sebagai tangan kanan ibunya. Tobias bahkan diminta untuk putus dari Tris, yang tentu saja tidak dipatuhi oleh Tobias. Meski akhirnya Tris dibebaskan, namun kehidupan tanpa faksi terasa janggal baginya. Tris sendiri masih penasaran dengan kondisi di luar perbatasan seperti yang disebut-sebut di dalam video Edith Prior.

Hingga akhirnya Cara mengajak Tris untuk bergabung dengan Allegiant (kelompok yang menentang kekuasaan factionless dan yang ingin mencari tahu kehidupan di luar perbatasan). Tobias, Christina, Uriah, Peter dan Caleb ikut serta ke perbatasan. Apa yang mereka jumpai di sana lebih mengejutkan lagi. Ternyata selama ini kehidupan mereka dikontrol oleh Biro Kesejahteraan Genetika, dan mereka menjadi kelompok eksperimen. Tris juga mengetahui ada kelompok MG (Murni Genetika) dimana Divergent termasuk di dalamnya dan ada kelompok RG (Rusak Genetis) yang di luar Divergent. Masalah di dalam kota Chicago sendiri belum selesai, ada lagi pemberontakan terhadap Biro, dan Tobias terlibat di dalamnya.

Kesan pertama yang muncul setelah membaca Divergent dan Insurgent kemudian membaca Allegiant itu seperti mau bilang, “apa lagi ini? ga ada habis-habisnya masalahnya“. Untungnya alur ceritanya lumayan cepat, jadi ga terlalu membosankan. Di buku #3 ini Tris juga sudah ga terlalu menyebalkan. Hubungannya dengan Tobias lagi-lagi menghadapi trust issue. Sayangnya penyelesaian konfliknya terasa agak dipaksakan.

Sebagai orang biologi, saya cukup tertarik dengan permasalahan genetika yang diangkat di dalam buku #3 ini. Meskipun tidak dijelaskan secara detail. Ada satu scene dimana Tris mengatakan bahwa tidak ada yang salah dari gen yang rusak. Bahkan mutasi pun membentuk keaneka ragaman. Coba bayangkan jika hanya ada sifat unggul di dunia ini. Bahkan di antara yang unggul tetap ada yang lebih baik. Meniadakan sifat yang dianggap rusak seperti perbuatan yang sia-sia.

Mungkin saya adalah satu dari sedikit orang yang tidak begitu memfavoritkan serial ini. Meski demikian, saya memberikan tiga bintang karena serial ini membuat saya penasaran, bahkan saya sampai membeli buku Four yang merupakan tambahan untuk trilogi ini.

3 stars

* diikutkan dalam Lucky No.15 Reading Challenge kategori One Word Only

Ikut Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s