[Blogtour] #383 Heartling [+Giveaway]

 Selamat datang di perhentian ke-4 dari rangkaian blogtour Heartling

Blog Tour Heartling

29 Juli 2015 : www.rizkymirgawati.blogspot.com (Kick Off Blog Tour)
30 Juli – 3 Agustus : www.glasses-and-tea.blogspot.com
4 – 8 Agustus : www.kubikelromance.com
9 – 13 Agustus : www.dhynhanarun.blogspot.com

Untuk kamu yang sudah mengikuti rangkaian blogtour ini mungkin sudah menantikan giveaway seperti yang saya tuliskan di judul postingan ini. Tapi… mari kita intip dulu ya isi bukunya.

25660758

Judul Buku : Heartling

Penulis : Indah Hanaco

Halaman : 256

Penerbit : Gramedia Pustaka Utama

Amara kecanduan berolahraga. Seluruh badannya terasa sakit, namun sakit itulah yang dicarinya. Dia melakukan semua ini sebagai sebuah pelarian atas masa lalunya yang kelam, gara-gara seorang monster yang telah menghancurkan hidupnya. Marcello, sahabatnya telah menodai dirinya. Selama setahun, Amara menyepi, meninggalkan semua aktivitas perkuliahan untuk memulihkan diri. Kini Amar merasa siap untuk kembali berkuliah. Bagaimanapun juga dia harus menghadapi ketakutannya.

Sophie adalah gadis pertama yang berusaha mendekatkan diri padanya, meski Amara sudah berusaha menghindar. Usaha gigih Sophie membuahkan hasil. Selain menjadi teman dekat Amara, kehadiran Sophie juga membawa efek positif bagi Amara. Amara mulai membuka diri, seperti misalnya saat menghadiri undangan ulang tahun pernikahan orang tua Brisha, sahabatnya dulu. Di sana seorang pemuda bernama Ji Hwan, berusaha mendekati Amara. Tapi Amara belum siap membuka dirinya pada pria manapun juga.

Heartling adalah karya Indah Hanaco yang pertama saya baca. Melihat betapa produktifnya penulis ini dalam menerbitkan karyanya, saya langsung mengiyakan saat diajak dalam blogtour ini. Apalagi buku ini juga buku pertama dari genre Young Adult GPU yang saya baca. Porsi romance-nya pas, meski kalau menurut saya masih kurang dieksplore lagi. Saya juga tadinya berharap porsinya Marcello diperbanyak. Tapi memang topik utama dalam novel ini adalah bagaimana bisa beranjak dari masa lalu alias move on. Selain Amara yang berusaha move on, ada Sophie dan kedua orang tua Amara yang juga dikisahkan meninggalkan masa lalunya. Di antara semua tokoh yang ada di dalam novel ini saya paling suka dengan Sophie. Meski dia juga punya masalah yang besar, dia tetap mau dan berusaha membantu Amara.

3 stars

Owkey…. itu menurut saya. Nggak usah panjang-panjang ntar malah spoiler😀 Sekarang giliran kamu yang membacanya. Dan kamu bisa mendapatkan 1 (satu) buah novel Heartling melalui blog ini. Caranya gampang saja:

1. Kamu harus punya akun twitter, follow twitter @IndahHanaco dan ganti avatar/foto dengan cover “Heartling”
2. Share Giveaway ini di twitter dan mention @IndahHanaco dan @destinugrainy, gunakan hastag #Heartling, dan sertakan link ke blog ini
3. Jawab pertanyaan berikut ini di kolom komentar, “peristiwa apa yang pernah terjadi di dalam hidupmu, yang membuatmu susah untuk move on?”
4. Jangan lupa mencantumkan nama, email dan link twit sharing-mu bersama jawabanmu ya…
Saya akan memilih satu jawaban yang menarik (buat saya), jadi silahkan menceritakan pengalamanmu semenarik mungkin *wink* Jawaban saya tunggu hingga tanggal 21 Agustus 2015. Pemenang akan saya umumkan pada postingan ini tanggal 22 Agustus 2015.
Selamat menjawab, dan jangan lupa ikuti rangakaian blogtour ini ya….

15 thoughts on “[Blogtour] #383 Heartling [+Giveaway]

  1. nama : pramestya ambangsari
    email : pramestya23@gmail.com
    link : twitter.com/p_ambangsari/status/632005745651884032

    saat jatuh cinta untuk pertama kali, cinta yang bikin galau, nyesek, tapi juga senang, bahagia. Hanya saja jatuh cinta itu membuat hubunganku dengannya menjadi merenggang, kami memang tidak berhubungan layaknya remaja lain, nggak pacaran, tapi bisa disebut HTS-an. Karena itu sampai sekarang aku dan dia nggak pernah ngobrol lagi.

    Ada yang lain juga yang membuatku susah move on. Sering banget diberi harapan, terus aku udah berusaha keras tapi ternyata harapan itu tidak terkabul. Dan itu yg buat aku gk bisa move on dari rasa sebal, kecewa dan nggak mau lagi percaya.

  2. Nama : Naning Pratiwi
    email : chelsea_lovers83@yahoo.com
    link : https://twitter.com/chelseas_lovers/status/632045184486735872.

    “peristiwa apa yang pernah terjadi di dalam hidupmu, yang membuatmu susah untuk move on?”

    Patah hati untuk cinta pertama, di umur yang bukan ABG, di masa-masa ketika rasa suka itu menutupi kesalahan dia. Mungkin yang lain bilang dia yang playboy, tapi karena logika sudah tertutup kabut pekat karena hanya terpikir tidak akan ada yang lain selain dia, meskipun dia mendua, diri ini tak sanggup untuk menyalahkan dia (waktu itu).
    Apalagi, kekasih barunya rekan kerja sekantor yang bisa sering bertemu setiap hari. Naaaaah…😀😀
    (Bukan karena menduanya yang mungkin buat bego,karena selalu menyalahkan diri mengapa dia akhirnya memilih yang lain itu, membuat rasa bersalah kian tak terbendung. Menghantui setiap waktu.)😥😥

    Dan,, mungkin memang benar ya,,ada buku yang bilang, seharusnya di waktu SMA kita bisa pacaran lebih dari sekali. Supaya, nggak kaget dengan kondidi yang seperti itu.😀😀

  3. nama: auliyati
    email: auliyati.online@gmail.com
    link: https://twitter.com/nunaalia/status/632086384455487489

    pertanyaan:
    peristiwa apa yang pernah terjadi di dalam hidupmu, yang membuatmu susah untuk move on?”

    jawaban:
    cinta bertepuk sebelah tangan selalu bikin ga bisa move on.
    ketika suka/cinta sama seseorang, tapi yg bersangkutan ga punya rasa yg sama dengan kita, rasanya tuh…..gak tau lagi deh sakitnya dimana?! sedih dan kecewa pasti, dan semua itu kadang bikin lelah hati….
    karena itu berbahagialah bagi dua orang yg bisa saling mencintai pada saat yg bersamaan, karena itu adalah keajaiban yg diberikan Allah SWT pada kita.

  4. nama: khusnul
    email: khusnulalsyafia@gmail.com
    link share: https://twitter.com/imahreana/status/632096492963037184

    peristiwa ketika ia muncul di mimpiku. aku gk tau siapa dia dan aku gk kenal dia siapa. tapi aneh nya aku pernah merasa ketemu dia, wajahnya familiar tapi sulit di ingat sama sekali. dan anehnya lagi semuanya terasa nyata, aku gk tau ini petunjuk apa sampai2 dua kali mimpi ini terjadi, tapi bertemu dia di dalam mimpi membawa kebahagian di dunia nyata. sampai saat ini pun mimpi itu sulit buat dilupain dan membuatku jadi berharap klw seandainya dia datang lagi untuk yg ke tiga kalinya mungkin ini petunjuk jodoh dari allah hhee

  5. Nama : Agatha Vonilia
    E-mail : agathavonilia@gmail.com
    Link tweet : https://twitter.com/Agatha_AVM/status/632105754124681217

    ‘Peristiwa apa yang terjadi padaku dan membuatku susah move on?’

    Salah mengambil keputusan sampai membuatku nggak kuliah selama 1 setengah tahun dan memilih untuk bekerja. Pacaran berbeda agama memang sangat sulit untuk dipersatukan. Awal aku memutuskannya, semua berjalan baik-baik saja dan seluruh keluarganya masih bersikap baik padaku dan curhat kalau ada apa-apa mengenai mantanku. Tetapi pada pertengahan tahun, dia menghilang. Segala cara aku mencoba berkomunikasi dengannya tidak dia pedulikan sama sekali. Ternyata setelah 3 bulan kita berpisah, dia sudah pedekate dengan cewek adik kelas di kotanya dan malah pacaran, salah satu murid dari ibunya. Aku yang diombang-ambing betapa susahnya untuk memutuskan dia karena begitu menyayangi dia, sedangkan dia dengan mudahnya move on. Dia jujur padaku pada ulang tahunku ke 23 dan minta maaf karena sudah move on duluan. Dia yakin dan merasa dirinya tidak pantas untukku karena aku terlalu baik untuknya serta aku pasti mendapatkan yang terbaik dari dia. Selama 1 setengah tahun, cinta dan sayangku tidak pernah sekalipun berkurang. Bahkan, pada saat ada yang mencoba pedekate denganku dan tidak sengaja mengajak ke tempat kenangan bersamanya, aku selalu minta pulang atau ganti tempat saja. Aku nggak kuliah selama 1 setengah tahun untuk menghindari dia. Mungkin awalnya, dia terlebih dahulu menghindariku, aku pun merasa aku tidak sanggup jika harus bertemu dengannya. Saat ini pun, aku masih tidak sanggup untuk bertemu dengannya tapi aku harus menyelesaikan skripsiku. Aku harus move on dan memikirkan pendidikan demi masa depan.

  6. Pernah dulu sempat kejadian saya diterawang sama seorang kenalan yang pandai cenayang. Dia bisa lihat apa yang nggak bisa orang biasa lihat. Bukan hanya makhluk ghoib, tapi kehidupan keseharian dan masa lalu seseorang juga dia bisa tahu. Bahkan kehidupan si ghoib saat jadi masih jadi manusia pun dia tahu.

    Dia bilang kalau di kamarku ada yang nunggu. Perempuan. Bawaan dari kampus. Udah jadi temen (bisa membuat aku nyaman betah di kamar aja, seolah ada yang bisa ngertiin masalahku) tanpa aku sadari. Also, wherever I go, perempuan ini ngikutin terus. Udah jadi ‘darah daging’ saking udah lama ngikut dan lengketnya sama aku sampai aku nggak merasa ada keanehan apa-apa selama ini. Lalu kenalan ini nawarin mau nggak komunikasi langsung sama si perempuan itu sekalian dikeluarin? Ya udah, aku sih setuju aja.

    Si perempuan ini dimasukkin ke tubuhnya sendiri, trus pokoknya kami (aku & keluarga) basa-basi deh nanya namanya siapa (sensor), asal mana (sensor), dulu meninggalnya bagaimana (sensor, but she was a muslim, someone’s qorin), kenapa ngikutin (mirip sama aku dari segi umur, kepribadian dan pembawaan), hal apa yang dilakukan ke aku (menutup hatiku supaya nggak suka sama cowok biar aku nggak sampe disakitin), kenapa menetap di kamar (nyaman), yang mana ‘sarang’ utamanya di kamar (boneka bear ungu lalu pindah ke lampu angry bird kuning), and so on…

    By the way, pas dia baru ‘masuk’ tuh sempat natap mataku langsung, tatapannya itu haduuuh nusuk banget bok. 👻👀 Nggak sadis sih, tapi dalem. Kadang-kadang masih terbayang sendiri. 😓

    Eh, ada satu pertanyaan yang jawabannya bikin aku tercengang dan tambah dagdigdug merinding disko. Pas ditanya ada lagi nggak yang ngikutin selain dia? Katanya ada banyak! Berapa? Lima (lima itu mungkin cuma bosnya, mana tahu kan kalau misalnya si bos punya antek-antek yang banyak lagi). 😮😨😱 Kiriman atau datangan? Datangan semua. Bisa nggak ajak temen-temennya itu biar mau keluar? Bisa, tapi ada satu yang nggak mau, yang di perut itu lelaki, dia memakan apa yang sudah dimakan (nggak jadi darah daging) makanya badan nggak pernah bisa berisi/gemuk. 😑😷 Pokoknya mereka ngasih bad effects semua deh.

    Singkat cerita, proses ‘pembersihan’ yang di tubuhku beres. Tapi gara-gara dibilangin kalau di kamar ada yang nunggu (which is cewek yang tadi, entah udah beneran pergi atau belum) bikin aku jadi nggak mau stay lama-lama di kamar. Tidur di kamar pun aku ogah. Jadinya aku ngungsi tidur di depan tv sampe gotong laptop sekalian. Itu berlangsung hingga beberapa minggu gitu deh. Ke kamar cuma numpang sholat. Tapi, akhirnya mau balik ke kamar lagi karena kena marah ortu, gegoleran mulu depan tv kayak di kamar sendiri bikin gengges mereka.😄
    Jadi, bayangan serangkaian kejadian itu nggak gitu aja mudah dilupain. Bahkan sampe sekarang masih berasa. It takes a role as reminder for me: if I don’t pray, they will catch me again.

    Selama ini aku cuek aja sama yang gituan. Tapi, bersyukur juga sih dengan serangkaian kejadian itu bikin aku sadar kalau ada yang ‘salah’ di diri aku sekaligus introspeksi. Dulu memang ibadahku kurang, bentengku rapuh, jarang mengingat Tuhan, masih suka simpan boneka atau benda berwajah (that’s why Tuhan larang manusia memajang atau menyimpan benda yang berwajah karena besar kemungkinan ada penunggunya), etc…

    Sejak itu kubuang bonekanya, lampunya kupretelin, tempelan koran di lemari baju yang ada gambar wajah orangnya juga aku lepas semua.

    Jadi, ya gitu deh, susah move on nya itu karena kejadian itu sulit hilang dari ingatan, sempat jadi rada traumatik, sering kebayang dan bikin nggak berani sendirian. Tapi, alhamdulillah sekarang udah normal dan nggak penakut lagi.🙂

    ***

    Aya Murning
    @murniaya
    ayamurning@gmail.com

  7. Nama: Thia Amelia
    Twitter: @Thia1498
    E-mail: thia.amelia18@yahoo.co.id
    Link twit: https://twitter.com/Thia1498/status/633078648665300993?s=01

    “peristiwa apa yang pernah terjadi di dalam hidupmu, yang membuatmu susah
    untuk move on ?”

    Kesiangan karena nonton film dirumah temen, jadi salah satu hal dari sekian banyak kejadian dikehidupan ku yang susah banget buat dilupain. Sekarang aku sudah SMA, dulu, sewaktu SMP, hanya angkatan ku yang cuma satu kelas, angkatan terakhir yang hanya tinggal menghitung bulan untuk UN dan keluar dari sekolah. Tapi, bukan nya membenahi sikap menjadi semakin rajin, kami malah sering melanggar peraturan. Pernah, suatu hari di kelas IX, sewaktu kami masuk sekolah siang karena beberapa kelasnya sedang direnovasi, kami yg kebosanan menunggu bel masuk di sekolah akhirnya memutuskan untuk main dulu ke rumah salah satu teman yang lumayan jauh. Disana, kami menonton film yang katanya baru dia beli kemarin Insidious, film yang sekarang aku sebut sebagai film tragedi karena kejadian hari itu. Akhirnya kami memutuskan untuk menonton, melupakan waktu yang tinggal beberapa menit lagi menuju masuk kelas. Karena desakan dari ku yg ga mau telat, akhirnya tontonan itu kami sudahi dan segera bersiap dan mencari angkot yg akan membawa ke sekolah. Telat 15 belas menit dari waktu masuk sekolah ketika kami sampai dan mendengar Pak Adry, guru kesayangan saya sedang marah2 pada kelasku karena yg masuk hari itu cuma laki2 nya aja. Saya sebagai orang yg secara tidak langsung ditunjuk oleh teman2 saya sebagai ketua angkatan, didorong2 untuk bertemu Pak adry yg sudah keluar kelas, pas sudah didepan wajahnya, kami malah diusir disuruh pulang dan memanggil orangtua besok. Saya ga mau lah, jangan sampai orangtua saya tau kegiatan anaknya yg bandel ini, setelah lama akhirnya kami disuruh menemui kepala sekolah. Diruangan nya, kami diceramahi, saya masih ingat sekali kata-katanya “Kalian adalah angkatan kesayangan bapak. Ketika semua orang memilih untuk pergi dari sini dan mendaftar disekolah lain karena kegagalan kami meluluskan sebagian kakak kalian, kalian justru tetap tinggal disini, membuat kami semakin semangat membina kalian. Bapak mohon, jangan kecewakan bapak dan guru2 yg lain karena sikap kalian hari ini. Sekarang bapak maafkan, tapi lain kali, bapak akan bicara dengan orangtua kalian.”

    Itu pengalaman yg ga akan bisa saya lupakan. Saya belum pernah merasa seistimewa itu ketika menjadi murid, dan disitu saya sangat merasa bersalah. Karena itu, hari2 sesudahnya, kami semua mencoba menjadi lebih baik lagi. Tidak menganggap bahwa kami akan keluar sebentar lagi, tapi menganggap, bahwa kami baru saja masuk sekolah itu.

  8. Dias Shinta Devi
    @DiasShinta
    diasshinta.iyas@gmail.com

    Jawaban :
    hmm peristiwa yang bikin susah move on hingga kini tuh “tidak menghadiri pemakaman nenek”.
    waktu itu masih kelas 8 SMP, hari sabtu, harinya ekskul. pagi-pagi jam 07.05 ada telepon masuk dari bogor yang mengabarkan kalau nenek udah gak ada. shock! eh padahal aku itu lagi telat bangun dan baru bangun karena bunyi telepon masuk itu. Mama yang terima telepon langsung nangis denger nyokapnya udah gak ada. apalagi aku yang baru bangun dan masih setengah sadar langsung denger berita kayak gitu. jam 07.15 temen aku seperti biasa nyamper buat ke sekolah dan liat kondisi aku yang masih berantakan. Mama nyuruh aku berangkat ke sekolah dulu aja, nanti kalau bapak pulang baru dikabarin. berhubung saat itu di rumah cuma ada 2 hp, satu punya aku dan yang satu punya bapak, alhasil hp aku kasih mama supaya mama gampang ngehubungin bapak. aku siap-siap berangkat dengan wajah yang berantakan dan mandi+pake baju males2an dan akhirnya berangkat sekolah juga.

    ternyata sesampainya di rumah pulang ekskul, rumah kosong banget dan berantakan. gak ada orang. itu menandakan mama udah pergi ke bogor dengan hpku yang ditinggal di rumah. potek banget hatinyaaaaa😥 pengen liat nenek untuk yg terakhir kali padahal. nangis tuh sesegukkan. mau gimana lagi, anak SMP masih polos buat tau jalan dari rumah yg ada di Bekasi ke rumah neneknya di Bogor.😦 udah ditinggal sendirian, cucian banyak banget, lagi galau+sedih juga, rumah berantakan, gak ada yang jemput ke bogor.

    menjelang maghrib bapak telepon, minta maaf kalau ditinggal sendirian, dan bakal ditinggal 3 hari.😦 huuuhhh padahal pengen banget ikut tahlilannya doang juga gapapa, tapi gak bisa. yaudah di rumah tuh nangis mulu. mimpiin nenek mulu. sampe detik ini kata-kata nenek terus ngebayangin.
    beliau pernah ngomong, “nanti kalau udah gede jengukin nenek naik bis ya..” atau saat dia bilang, “nurut sama mama sama bapak biar gak diomelin..” atau “iya nanti juga Iyas (dias) kalau udah gede ngerasain. sekarang sekolah dulu yang pinter.”

    tiap liat sodara nenek yang mirip wajahnya kayak nenek tuh rasanya pengen meluk, pengen nangis, pengen minta maaf karena disaat terakhirnya cucu kesayangannya malah gak bisa datang. tiap liat prosesi pemakaman juga selalu nangis karena inget nenek. kalau inget dulu nenek suka makan es krim atau es batu dikunyah atau kalau bulan puasa pasti nenek buka pake buah kesukaannya yaitu timun suri atau moment pas lebaran yang paling nyesek karena biasanya nenek yang masakin sayur dan malem takbirannya biasanya kita begadang bareng sebab nenek bilang, “kalau malem takbiran begadang, nanti awet muda..” jadi biasanya kita (cucu-cucunya) balapan untuk kuat terjaga hingga pagi.
    rasa penyesalan itu ada dan terus membayangi hingga sekarang, membuatku sulit move on.
    sebab dulu saking marahnya, mama pernah nanya “kalau gak nurut sama mama, mau nurut sama siapa?” dan dengan keselnya aku jawab “mau nurut sama nenek”. dari kecil aku cucu yang paling deket sama nenek diantara cucu lainnya karena diurus sama beliau bertahun-tahun saat tinggal serumah bareng, dan saat nenek sakit pun nenek masih mau tidurnya sama aku, jadi aku masih merasa sangat kehilangan hingga sekarang walaupun kepergiannya udh berjalan hampir 6 tahun.

    maaf ya kak curhatnya panjang banget.. i miss her, now and forever~😥

  9. Nama : Shiela Hartiningtyas
    Email : yskasim@gmail.com
    Link share : https://twitter.com/ruth_shiela/status/633613996533219328

    “peristiwa apa yang pernah terjadi di dalam hidupmu, yang membuatmu susah untuk move on?”

    Jawaban : Kejadian yang membuatku sulit untuk move on adalah pada saat aku dikhianati oleh sahabat baikku pada saat sekolah dulu.
    Aku sangat mempercayai sahabatku itu, hingga setiap hal aku ceritakan padanya, termasuk juga masalah keluargaku.
    Hanya kepadanyalah aku berani curhat dan cerita panjang lebar.
    Namun aku tidak menduga bahwa ia akan mengkhianatiku.
    Ia menceritakan setiap cerita yang aku ceritakan padanya kepada orang lain, dan yang paling fatal adalah ia menceritakan masalah keluargaku juga.
    Jujur, saat itu aku sangat malu dan begitu kecewa padanya.
    Entah apa yang membuatnya seperti itu.
    Aku pun memutuskan pindah sekolah sejak saat itu.
    Akibat dari kejadian itu, hingga saat ini aku tidak pernah percaya lagi untuk menceritakan masalah pribadiku kepada orang lain.
    Barangkali tidak semua orang seperti itu, namun kejadian di sekolahku dulu itu benar-benar membuatku sulit untuk move on dan bisa mempercayai orang lagi.
    Aku ingin sekali bisa mempercayai orang lagi untuk aku ajak curhat, namun sampai sekarang aku belum bisa…

  10. nama: Romaliah
    email: Liaelf211@yahoo.co.id
    link share: https://twitter.com/liasmanda/with_replies

    jawaban dari pertanyaan.

    pengalaman yang bikin susah move on.

    ini mengenai pacar pertama saya yang sampai saan ini tidak tergantikan. pertama pacaran kelas 3 smp, dia itu anak yang sangat tidak terduga bisa menyatakan perasaanya kepada saya. maklum, kalau sikelas ada anak yang lebih cantik dari saya. dia sih ngggak tampan-tampan amat, biasa aja. tapi entah kenapa waktu di tembak saya nerima aja walaupun sebenarnya tidak ada perasaan atau lebih tepatnya belum. jalani aja, sehari dua hari sudah mulai ada perasaan perhatian dan kangen, sampai masuk hari ke empat dan kelima perasaan sepertinya sudah mulai muncul dan mulai membesar. oh iya kami itu teman sekelas, hal yang bikin saya nggak bisa lupa itu, hari keenam dia tidak masuk sekolah, karena penasaran ketika pulang sekolah aku smsin dia terus. nggak dibales, nyampe dua hari nggak ada kabar, tiba-tiba temanya ngomong kalau dia minta putus dan dia sudah pindah ke luar kota. dia minta putus lewat temanya dan itu diungkapkan di depan temab-teman lainya. parahnya lagi dia tidak mau dihubungi. dia kabur dari perasaan yang suah mulai tumbuh.😦
    dan sampai sekarang saya tidak pacaran lagi dengan berbagai alasan dan salah satunya adalah itu.

  11. Nama: Gestha Reffy
    Twitter: @AltGST
    Link share: https://twitter.com/AltGST/status/633618013921476609
    Peristiwa yang membuatku susah move on?
    Aku pernah mengenal seorang lelaki yang tak lain adalah seorang kakak kelasku. Dia amat jahi, awalnya aku tak menyukainya. Ia lalu mengajakku berkenalan dan sepertinya berusaha mendekatiku. Hari-hari kami selanjutnya menjadi menyenangkan, aku dan dia semakin dekat saja, kami berbagi banyak cerita hingga suatu hari aku meyakinkan diri bahwa aku benar-benar menyukainya. Namun, apa yang ku ekspetasikan tak sesuai realita. Beberapa hari selanjutnya aku memergoki dia jalan dengan teman dekatku. Ketika aku menanyai pada dirinya dia bilang bahwa mereka pacaran. Aku lantas tak mengerti. Aku yang ia dekati kemudian jatuh cinta padanya, lalu begitu saja dia mencampakkanku untuk temanku. Hatiku semakin sakit saat dia berterimakasih padaku atas selama ini, Ternyata dia mendekatiku hanya untuk memacari temanku. Geraknya tak ku sangka, sakit rasanya. Namun apa daya, hingga kini aku tak mampu menghilangkannya.

  12. Nama : Hary Gimulya
    Email : harygimulya@gmail.com
    Link share : https://twitter.com/angels_rutherfo/status/633619727709925377

    Pada saat SMP dulu, ada seorang sahabat yang begitu memperhatikanku.
    Kebetulan dia adalah seorang wanita.
    Lama-lama kami pun menjadi akrab satu sama lain.
    Sayangnya kami harus berpisah karena pada saat SMA, aku dan dia berada di sekolah yang berbeda.
    sejak saat itu, karena berbeda sekolah, kami menjadi jarang bertemu dan berkomunikasi.
    Maklum saat itu belum ada handphone seperti sekarang ini, sehingga agak sulit untuk anak-anak pada jaman itu untuk berkomunikasi satu sama lain.
    Lama tidak mendengar kabarnya, tiba-tiba pada suatu hari aku mendengar kabar dari sahabat dekatnya bahwa ia telah meninggal dunia.
    Sontak aku terkejut sekali. Aku tidak langsung percaya begitu saja.
    aku coba menanyakan pada beberapa temannya yang lain, namun aku langsung lemas setelah mengetahui bahwa berita itu benar.
    Ia meninggal karena sakit.
    Saat itu pikiranku langsung kosong dan aku menangis sejadi-jadinya.
    Aku sangat menyesal dan marah pada diriku sendiri.
    Hary, kemana saja dirimu pada saat itu.
    Kenapa kau sibuk dengan sekolahmu sendiri dan tidak menyempatkan untuk mengunjunginya serta menanyakan kabar dirinya.
    Dia meninggal pun kau tidak tahu…
    Sampai sekarang, aku masih selalu mengingatnya. Kejadian-kejadian saat kami bersama dengan teman-teman SMP yang lain masih membekas dalam ingatanku.
    Mungkin saat ini aku sudah memiliki teman yang banyak, namun bagiku dia adalah sahabat spesial yang akan selalu ada di dalam hatiku.

  13. Nama: Nadia Puspaningtyas Ashari
    E-mail: nadia.puspaningtyas@yahoo.com
    Link share: https://twitter.com/Nadia48nafla/status/633499393623064577

    Waktu masuk SMA jadi murid baru, ada satu peristiwa yang baru pertama kali terjadi…..ngefans sa ma kakak kelas yang jadi panitia MOS. Dan itu aku sampai saingan ngefans sama temen aku.
    Waktu tahu kakak kelas itu ternyata anggota organisasi pramuka, aku ikut daftar & keterima deh. seneng banget tiap hari jumat bisa ketemu walaupun cm sepihak sih…..
    Sayangnya karena kakak kelas itu kelas 12 jadi cm setahun aja. Selain keren (menurut aku), itu satu-satunya kakak kelas yang aku fans sampai dia lulus dan punya pacar baru, aku sampai sekarang masih tetep kekeh buat ngefans sm kakak kelas aku. Walupun nggak bisa ketemu lagi. Susah buat move on sm kakak kelas itu😥

  14. Name : Maggie
    Email : fullmoon.mage@gmail.com
    link share tweet: https://twitter.com/Miieruu/status/634262366201339904

    “peristiwa apa yang pernah terjadi di dalam hidupmu, yang membuatmu susah untuk move on?”

    Aku sudah suka yang namanya ‘cerita’ dari kecil. Waktu kecil, aku sering baca dongeng karya Hans Christian Andersen atau Grimm Bersaudara, selain itu aku juga baca dongeng anak-anak Indonesia. Aku selalu jadi murid yang dipanggil oleh guru Bahasa Indonesiaku untuk maju ke depan, mendongeng di depan kelas.🙂
    Aku engga pernah tahu kalau ‘cerita’ bakal mengambil bagian besar dalam hidupku.
    Singkat cerita, waktu SD kelas 5, kalau kamu tahu, pas itu lagi nge-trend banget yang namanya kertas ‘file’ bergambar. Jadi semua anak SD masing-masing punya satu binder khusus yang isinya kertas file bergambar macam-macam. ada Spooky si lebah, beruang forever friends, hobarci, dll. Aku, anak SD kelas 4, bikinin masing-masing karakternya satu cerita. Mungkin aku harusnya nyadar lebih awal, kalau ‘penulis’ adalah cita-cita yang solid, selain guru, pilot, presiden, dokter, dll.
    Kadang aku jadi mikir sendiri, kenapa engga ada guru yang pernah sebut kata ‘penulis’ ketika nanya cita-cita ke anak kecil, ya? miris.

    Ketika SMP, aku dikenalkan dengan dunia Korea oleh temanku yang gila KPOP. Ia mengenalkanku dengan fanfiction. Dan sejak saat itu aku jadi gemar menulis fanfiction. Tapi masih tidak kepikiran untuk menjadi penulis.

    Sampai SMA, ketika Penerbit H**u mengadakan lomba menulis romance, aku ikut. Aku bodoh karena terlalu percaya diri. Mana mungkin hasil menulis fanfiction saja bisa memenangkan lomba semacam itu?
    Ya tentu, aku kalah.
    Sejak saat itu aku kalap, aku tak henti-hentinya belajar dari novel-novel lain. Aku terus mencari alasan mengapa aku kalah saat itu. Aku terus menulis entah fanfiction, entah cerpen untuk lomba…. Dan, aku sangat bangga karena tulisanku sudah berkembang jauh sejak saat itu. Sangat sangat jauh.

    Namun, aku tidak pernah memenangkan satupun lomba menulis..

    Tahun 2015, salah satu cerpenku dimuat di buku kumpulan cerpen horor. Aku sangat sangat sangat senang. Aku mengira, bahwa tahun ini akan menjadi tahun dimana aku dapat melihat novelku dipajang di rak buku Grame***. Aku kira, tahun ini adalah tahun dimana aku dapat memegang hasil cetak tulisanku dengan kedua tanganku, memilih cover, memilih nama pena,….

    Aku sangat bersemangat. Aku langsung bergegas menggarap sebuah naskah untuk kukirim ke Penerbit G****Media. Lalu, muncul lah lomba dari penerbit Gra***do. Awalnya aku tidak berminat untuk ikut karena temanya tentang Korea. Aku sudah lelah membuat fanfiction selama masa SMP. ‘Eneg’ istilahnya.

    Tapi, melihat hadiah yang begitu menggiurkan, jalan-jalan ke Korea. Aku langsung berhenti membuat naskah yang tadinya sudah kugarap dan langsung membuat naskah baru bertema Korea. Aku sangat optimis. Aku kira ilmuku sudah cukup. Aku benar-benar merasa tahun ini adalah tahunnya. Tahun dimana janjiku pada temanku akan terwujud. Janji dimana kita berdua akan menerbitkan novel debut kita tahun ini!

    Naskah sudah dikirim, dan hanya tinggal menunggu….
    1 bulan lewat…
    sedikit lebih nervous..
    1 bulan 3 hari…
    sangat sangat sangat nervous..
    iseng-iseng kubuka lah naskah yang kukirimkan untuk lomba itu..
    dan,…
    betapa shock-nya aku, ketika menyadari bahwa naskahku masih berupa sampah.
    aku langsung down
    aku benar-benar shock
    aku engga ngerti apa yang ada di pikiranku waktu itu.
    kenapa aku bisa nulis cerita semacam itu?
    kenapa? kenapa aku engga berusaha lebih baik lagi?
    kenapa…?
    kenapa aku menyia-nyiakan kesempatan…?

    Ibuku sudah berpesan ketika aku sedang mengerjakan naskah lomba, “Ini terakhir ya, lupakan menulis kalau kamu tidak menang.”

    Dan, aku tidak menang.

    Bagaimana aku dapat move-on dari masalah ini?
    Ketika tidak ada yang mendukung untuk meraih mimpiku?
    Ketika satu-satunya alasan aku terus menanti hari esok rasanya tak akan pernah terkabul? Setiap kali kupikirkan rasanya aku ingin menangis saja dan berhenti beraktivitas. Aku hanya ingin mengunci diri di kamar….
    Janjiku pada temanku tidak akan terkabul.. Tidak mungkin aku membuat naskah fantastis hanya dengan waktu yang tersisa sampai akhir tahun. Oke, mungkin. Tapi tidak mungkin naskahku itu akan langsug diterbitkan tahun ini.
    Janjiku…
    Mimpiku..
    Tidak akan terwujud.
    Setidaknya tidak dalam waktu singkat…

Ikut Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s