[Giveaway] #396 The Naked Traveler Anthology : Horror

26797508

Judul Buku : The Naked Traveler Anthology : Horror

Penulis Buku : Trinity dkk.

Halaman : 184

Penerbit : B-First

Melakukan traveling ke berbagai kota baik di Indonesia maupun ke luar negeri mungkin menjadi impian sebagian besar orang. Ada banyak cerita yang bisa dibagikan, atau sekedar memasang foto perjalanan di media sosial. Pasti menyenangkan. Itu kalau perjalanannya aman-aman saja. Bagaimana jika dalam perjalanan itu ada “penampakan”? 

Trinity dan 9 traveler lainnya menceritakan kisah horor yang mereka alami pada saat melakukan traveling. Total ada 11 cerita yang mencekam. Saya sih mengantisipasi suasana mencekam itu dengan membaca bukunya di siang hari. Tapi… tetap saja usaha saya itu tidak sepenuhnya berhasil. Berikut adalah 11 kisah itu.

Trinity – Oh No, Nagano. Ketika melakukan perjalanan ke sebuah kota bernama Nagano, Trinity dan timnya bermalam di sebuah hotel. Suasanya terasa horor, ditambah sejak masuk ke dalam hotel itu, Trinity sudah langsung berserdawa (katanya kalau dia serdawa, ada makhluk gaib di ruangan itu). Benar saja. Trinity tidak bisa tidur semalam karena ada penampakan gadis berambut panjang di cermin kamarnya.

Valiant Vabyo – Nenek Misterius di Edinburgh. Ini kisah Vabyo saat berkunjung ke Inggris. Diawali dengan mimpi yang aneh, diakhiri pertemuan dengan seorang nenek yang memaki-maki dirinya.

Indohoy – Ternyata, Banda Neira! Banda Neira terkenal dengan keeksotisan pulau-pulaunya. Tapi dahulu lokasi itu pernah menjadi tempat pembantaian massal. Bayangkan saja jiwa-jiwa yang bergentayangan di sana.

Jenny Jusuf – Dikerjai di Bali. Ubud juga salah satu lokasi di Bali yang terkenal karena suasananya yang damai. Tapi kedamaian itu juga “ditemani” oleh makhluk tak kasat mata. Jenny sampai jatuh dari motor dikerjai oleh yang tak kasat mata itu.

Jenny Jusuf – Lantai 10. Kali ini Jenny berpindah ke Semarang, dan menginap di salah satu hotel bersama keempat temannya. Di salah satu suite di Lantai 10 itu ada banyak kejadian aneh. Mulai dari rambut di saringan air sampai darah di toilet.

Cipu – Tok..Tok..Tok… Mungkin ada yang pernah mendengar ada suara ketukan di pintu, tapi ternyata tak ada orang di sana? Di tengah malam pula. Cipu juga mengalaminya di salah satu daerah di Jawa Barat.

Ariy – Gedebug! Ini kisah paling horor di buku ini. Maklum saja kejadiannya di dekat Lawang Sewu, Semarang. Horornya, ada “kepala” yang menggelinding jatuh dari langit-langit kantor. Hwaaa!!!

Susan Poskitt – Wajah Terselubung di Bukit Lawang. Ini kisah Susan saat melakukan perjalanan ke Sumatera, tepatnya di Bukit Lawang. Saat dia berfoto di sebuah kamar gua, tanpa sadar dia juga merekam penampakan 11 wajah lainnya. Ada fotonya lho! Saya sih tidka melihat apa-apa di foto itu. Entah kalau kamu.

Rini Raharjanti – Staff House Horror. Pernah mengadakan tugas dinas keluar kota dan harus menginap di rumah/mess kantor? Apakah kamu pernah mengalami kejadian yang menyeramkan? Lebih seram mana dibandingkan menemukan banyak lintah di kamar mandi, yang dilanjutkan dengan penampakan sesorang berjubah putih di kamar?

Rocky Martakusumah – Bermalam Jumat di Balai Desa Little Batavia. Sreek…sreek…sreek… Rocky dan kawan-kawannya mendengar ada suara orang menyapu di luar sana. Tapi masalahnya sekarang sudah tengah malam. Apalagi lokasi tempat mereka menginap adalah pertambangan tua yang mulai terlantar. Siapa itu?

Yovita Liwanuru – “Dibayangi” Ritual Tatung. Ritual Tatung adalah salah satu ritual penolak bala yang dilakukan oleh etnis Tionghoa di Singkawang saat perayaan Cap Go Meh. Ternyata horor bukan hanya terjadi di malam hari, di siang hari pun ada.

Buku ini tipis, ceritanya sedikit. Tapi sumpah…beneran disarankan untuk tidak dibaca di malam hari. Apalagi di dalam buku ini ada banyak ilustrasi yang “tidak sopan”. Sudah gitu, halaman pembatas antara satu cerita dengan cerita lainnya dibikin hitam full satu halaman. Ough…benar-benar bikin deg-degan.

3 stars

GIVEAWAY TIME

Saya akan menawarkan ke pengunjung blog ini untuk mengadopsi buku ini (bukunya masih baru, sudah saya sampul, dan hanya sekali dibaca), silahkan mengikuti petunjuk di bawah ini.

Caranya mudah kok.

  1. Peserta giveaway ini berdomisili di Indonesia ya. Tuliskan nama, email, dan kota domisilimu di kolom komentar.
  2. Follow blog ini bisa via email atau bloglovin atau via twitter @destinugrainy. Kemudian share giveaway ini di twitter. Jangan lupa mention saya ya… Trus tinggalkan link-nya di komentar di bawah ini ya.
  3. Jawab pertanyaan berikut ini ya, “Apakah kamu pernah mangalami kisah horor saat melakukan perjalanan ke mana saja? Ceritakan dong…

Giveaway ini berlangsung selama 16 – 19 November 2015. Pengumumannya di blog ini juga pada tanggal 20 November 2015.

Take a deep breath, and write down your story

****

Ya ampuun…kisah kalian bikin saya merinding. Terima kasih ya. Tapi saya tetap harus memilih satu orang yang beruntung mendapatkan buku ini. Dan dia adalah…

Riqza Nur Aini 

Selamat untuk kamu. Buat yang lain masih ada kesempatan memenangkan GA di blog ini minggu depan. Stay tune.

17 thoughts on “[Giveaway] #396 The Naked Traveler Anthology : Horror

  1. Nama: Kiki Suarni
    Email: kikisuarni616@yahoo.com
    Kota: Batubara- Sumatera Utara
    Link Share:https://mobile.twitter.com/Kimol12/status/666072040101679104

    Jawaban:

    Kalau saat berpergian sih alhamdulillah gak pernah, cuma waktu di rumah sendiri pernah. Dulu, waktu aku masih SD atau SMP gitu, aku sama kakakku lagi duduk di depan pintu halaman belakang sambil ngelihatin ayam-ayam peliharaan kami makan (memang Ibu ngasih tugas kami berdua, setiap sore disuruh kasih makan ayam). Waktu itu hari udah mulai gelap karena menjelang magrib. Kebetulan juga di halaman belakang rumah ada kolam besar buata Alm. Kakek untuk kolam ikan.
    Kami berdua ngelamun sambil ngeliatin ayam dan ke arah kolam tersebut. Tiba-tiba di ujung kolam, ada cahaya seperti api.
    Pertama-tama hanya percikan seperti korek api, tapi lama-lama kok makin membesar seperti cahaya lilin. Kami berdua saling pandang sembari melempar tanya ” itu apa?” tapi kami tidak beranjak dari posisi semula.

    Kami terus memperhatikan cahaya itu yang semakin berubah dari seperti cahaya lilin ke cahaya seperti lampu sentir (lampu teplok yang pakai sumbu dan minyak tanah). Kami tetap melongo melihat pemandangan itu. Entah kenapa aku tidak merasa merinding tapi makin penasaran. Lalu tiba-tiba cahaya lampu sentir itu perlahan maju bergerak ke arah kami berdua. Sontak, aku dan kakakku langsung lari ke dalam rumah dan langsung memberitahu ibu. Dan tak lama kami lihat lagi, ternyata lampu itu sudah tidak ada.

    Ibu bilang, memang di kolam itu ada penghuninya. Beliau juga pernah beberapa kali melihat penampakan serupa. Itu adalah pengalaman pertama kali buatku melihat yang namanya makhluk gaib. Sampai sekarang masih kuingat dengat jelas. Kadang aku berpikir, beruntung juga aku hanya melihat penampakan berupa cahaya seperti itu, kalau aku melihat wujud yang lebih waw dari itu, mungkin aku akan pingsan.
    Sekarang kolam itu sudah ditimbun dan dijadikan tempat pembuangan sampah. Tapi setiap aku membuang sampah ke timbunan kolam itu, aku memang masih merasa trauma. Tapi aku mencoba yakin, bahwa mereka punya alamnya sendiri. Dan selama kita tidak mengganggu maka mereka juga tidak akan mengganggu.

    Oya, aku ada tips yang bisa bagi dari kejadian itu. Buat kalian yang mau kasih makan ayam, sebaiknya jangan menjelang magrib apalagi sambil melamun. Bisa-bisa ada yang senyum menyeringai pas kamu noleh ke samping. Hiiii….

    Panjang banget yak? Hehehe…tapi itu memang true horor story yang pernah kualami.

    Terima Kasih.

  2. Nama : Ratnani Latifah
    E-mail : kazuhanael_ratna@yahoo.co.id
    Kota : Jepara
    Link Share : https://twitter.com/ratnaShinju2chi/status/666082754828873728

    “Apakah kamu pernah mangalami kisah horor saat melakukan perjalanan ke mana saja? Ceritakan dong…“
    Jawab : Pernah. Sebenarnya bukan perjalanan jauh. cuma dari rumah Bude ke rumah Nenek. Ceritanya aku, adik dan dua kakak sepupuku awalnya bermain di rumah neneh, tapi kakak sepupuku tiba-tiba mengajak pulang ke rumah Bude buat mengambil sesuatu. Awalnya sih tidak ada kejadian apa-apa ketika berangkat.

    Yah, aku ingat malam itu kebetulan malam itu malam juma kliwon. Kata orang-orang malam jumat itu identik dengan hal-hal yang berbau mistis. Apalagi ada satu jalan di mana menurut warga memang selalu dijadikan jalan utama keluarnya genderuwo. Soalnya masih banyak pohon bambu di sana. Rumah yang diyakini di tempati genderuwo.

    Tapi ketika mau kembali ke rumah nenek, peristiwa itu terjadi. Yah, saat itu perasaannku sudah tidak enak. Tengkukku seperti ada yang meniupnya. Dan tiba-tiba …, kakakku yang berjalan di belakang berteriak histeris. Dia mengatakan ada bayang-bayang hitam lewat. Seketika kami menengok ke belakang dan hanya menelan ludah. Sosok itu tinggi besar dengan rambut panjang. Wajahnya tidak terlihat jelas tapi bau prengus seperti bau kambing tercium menusuk hidung. Kedua kakakku langsung lari sedang aku hanya bisa diam terpaku.Saat kesadaran kembali menyergapku aku segera berlari. Tapi nahas aku malah jatuh tersungkur membuat kakiku terluka. Untungya genderuwo itu tidak macam-macam. Tapi kejadian itu cukup membuatku syok dan menjadi pengalaman yang tak terlupakan.

  3. Nama : Tasya
    Email : tasyaamanda9525@gmail.com
    Domisili : Bandung
    Link share : https://twitter.com/tasyaamanda95/status/666084985770655745
    “Apakah kamu pernah mangalami kisah horor saat melakukan perjalanan ke mana saja? Ceritakan dong…“

    Saat itu aku masih SMP, aku melakukan perjalanan bersama keluarga ke daerah Tasikmalaya untuk menjenguk saudaraku yang sedang sakit parah, tepatnya diperkampungan yang jauh dari kota. Perjalanan kami tempuh selama kira-kira 4 jam menggunakan mobil dari Bandung. Kami sampai disana pada jam sekitar 12 malam. Selama perjalanan kami sempat mengalami hal aneh berupa mengelilingi jalan/arah yang sama hingga setengah jam. Dan kami baru menyadari bahwa kami “dikerjai”. Setelah melakukan doa bersama, akhirnya kami menemui arah yang benar . Tidak hanya sampai disitu, ketika harus menyebrangi sebuah sungai besar dengan arus yang deras, kami pun harus melawati jembatan goyang dengan struktur kayu. Saat melewati sungai itu, aku melihat ke arah sungai ada seekor buaya putih yang besar dengan mulut menganga, spontan aku memberitahu ibuku. Tapi ibuku melarangku untuk melihat kembali buaya tersebut dan dia hanya berkata ” Naon mamah mah teu ningal nanaon, tos teteh babacaan we (Apa mamah ga liat apa-apa, udah kamu berdoa saja)”, aku yang penasaran melihat kembali ke arah sungai, dan buaya itu masih tetap di tempat pertama kali aku melihat. Dan saat aku melihat keseliling arah, aku tidak sengaja melihat sesosok wanita dengan pakaian putih, rambut berantakan dan panjang sedang bergelantungan disebuah pohon kelapa. Aku terkejut hingga tidak bisa berkata-kata, dan panik melandaku. Ibuku pun sepertinya mengetahui apa yang aku rasakan, ia menenangkanku dan menyuruhku terus berdoa. Setelah beberapa lama aku berdoa, aku pun penasaran dengan sosok wanita itu, ketika aku melihat ke arah wanita itu, ternyata sosok itu telah menghilang dan digantikan dengan suara cekikian yang kecil tapi cukup jelas untuk didengar. Itulah sedikit kisahku, saat aku menulis cerita ini jujur saja aku masih merasa merinding dan cukup mengingat bagaimana sosok wanita itu dan suara cekikikannya.

  4. Tri Indah Permatasari
    triyusufciduk@yahoo.com
    @LiebeIs0503
    Palembang

    Sering banget yang namanya mengalami hal-hal menyeramkan. Melihat sekelebat bayangan atau mendengar sesuatu yang tidak bisa dilihat atau didengar orang lain. Waktu perjalanan ke Padang 2 tahun lalu ini sesuatu yang tak biasa terjadi padaku. Saat itu aku dan keluarga kakakku pergi ke kampung halaman suaminya, tempat mertua dan saudara suaminya tinggal. Malam hari saat kami baru saja tiba dan hendak beriatirahat. Dengan begitu terpampang nyata di depan mataku. Ketika semua orang panik karena keponakanku menangis. Aku melihat keluar jendela. Seorang lelaki yang hanya terlihat setengah bagian badannya, karena bagian lainnya seperti menghilang dan berada didalam sumur dekat jendela. Aku terdiam, lelaki itu melihat padaku. Mungkin seharusnya aku teriak histeris, tapi entah kenapa aku malah merasa begitu nyaman sehingga aku membalas tatapannya dan sedikit tersenyun padanya. Ketika suara kakakku menyadarkanku. Aku terkejut dan menoleh kearahnya, ketika kembali menatap keluar jendela lelaki itu menghilang. Saat keponakan sudah tenang kami keluar kamarnya. Aku kembali kekamar yang disediakan untukku tidur. Dari luar aku mendengar percakapan mertua kakakku bahwa mereka merasakan bahwa itu semua karena adik kakak iparku. Damn. Aku baru ingat bahwa adik lelaki kakak iparku telah meninggal dunia. Mungkinkah itu dia, dia muncul karena ingin menyambut keluarga kecil kakak yang baru pertama kali berkunjung kesana. Besoknya dugaanku benar ketika melihat photo keluarga mereka. Hahaha. Itu pertama kalinya bisa melihat hantu dan aku bersyukur karena ia muncul dengan wujud yang terlihat seperti manusia meski hanya sebagian.

  5. Menurut saya lebih asyik dapat pengalaman horor deh dari sebuah perjalanan. Biasanya saya kurang ngeh dengan buku-buku travelogue, tapi untuk buku ini sepertinya harus saya coba baca (karena tema horor yang dibawakan sih sebenarnya)😀

  6. Nama : Annisa Zulfa Nur Azza
    Email: annisa_nurazza@yahoo.com
    Kota: Bojonegoro-Jawa Timur
    Link Share : https://twitter.com/Annisa_nurazza/status/666619066589822976

    Jawaban
    Ya , aku pernah mengalami. Jadi , kurang lebih 2 tahun yang lalu aku pergi berlibur bersama kedua orangtua ku . hanya bertiga,karena aku adalah seorang anak tunggal. Liburan itu sebenarnya acara yang dilakukan oleh sekolah tempat bapak ku mengajar. Dan destinasi wisata kami saat itu adalah jogjakarta.
    Semuanya baik – baik saja , sampai kami sampai di hotel. aku tidak ingat nama hotel itu , juga di daerah mana tepatnya. yang ku tahu aku dan orangtua ku menempati kamar paling ujung di lantai 2. entah kenapa setiap kemanapun aku pergi , dan menginap di hotel aku akan selalu saja mendapat kamar di paling pinggir. Semula aku biasa saja,sampai aku memasuki kamar itu dan baru saja aku menjatuhkan diri ku di kasur , pintu yang menghubungkan dengan balkon berdecit keras seperti di ketuk. aku takut. bapak ku pun membukanya dan mengatakan bahwa itu hanya angin . aku memang tak melihat penampakan apapun namun aku merasa seperti diganggu jiwa ku. dan aku gelisah tidak dapat tenang. ku pikir hanya aku saja tapi nyatanya ibu ku merasakan hal yang sama. Setelah selesai makan malam,kami pun kembali ke kamar dan memilih tidur,namun aku pun akhiirnya terbangun , aku merasa sudah tertidur cukup lama , ku pikir hari sudah pagi tapi ternyata masih pukul 11 malam dan aku baru tertidur 2 jam. ini aneh , dan ibu ku jg merasakan hal sama. dan ketika ia menyadari bapak tak ada di kamar dia pun bertambah takut dan menelfon nya untuk kembali ke kamar,karena kita takut. mataku tak bisa terpejam sebelum bapak datang,ketakutan ku terus saja bertambah apalagi derit pintu balkon itu terdengar lagi. juga lukisan seorang yang mirip ratu pantai selatan yang seolah -olah melihat ku , ketakutan ku benar – benar memuncak . untung tak lama setelah itu bapak kembali ke kamar dan aku pun merasa sedikit lebih tenang. dan kembali tertidur. Sebelumnya aku tak pernah merasakan seperti ini,aku merasa ada yang mengganggu ku , mengganggu jiwa ku namun tak tampak .

  7. Nama : Riza Indriyastanti
    Email : rizaindriyaatanti[at]gmail[dot]com
    Domisili : Yogyakarta
    Twitter : @Riza_Potter
    Link share : https://twitter.com/Riza_Potter/status/666877199266353152

    Saya pernah mengalami kejadian horror waktu bepergian. Saat itu aku masih kelas tiga SMP. Dulu aku dan teman seangkatanku pergi study tour. Tapi sebenarnya kejadiannya tidak pas bepergian stady tournya. Kejadiannya terjadi setelah aku pulang study tour. Jarak sekolah dan rumahku sepi, melewati hutan-hutan bahkan juga melawi kuburan. Waktu itu aku pulang study tour sekitar pukul sepuluh malam, karena sudah tidak ada angkot menuju rumahku, maka aku pun minta di jemput ayahku. Dan benarlah aku pulang bersama ayahku. Saat di perjalanan, saat aku melintasi beberapa hutan tidak ada kejadian aneh yang terjadi. Semuanya aman terkendali, hanya saja sepi. Hawa aneh mulai aku rasakan ketika aku dan ayahku mulai mendekati pemakaman Si Wonot. Keadaan semakin mencekam ketika aku dan ayahku pas melewati samping kuburan. Hanya ada satu bolam kecil yang ada di samping pemakaman. Gelap. Aku dan ayahku berusaha mengabaikan keadaan itu, namun tiba lampu jalan berkedip beberapa kali, selanjutnya ada nenek-nenek bungkuk, transparan dan memiliki kaki seperti kaki Casper. Persis. Dia mengambang di udara dan denfan tenang dia menyebrang jalan. Saat itu mulutku benar-benar kaku untuk sekedar bertanya “apa itu?” Pada ayahku. Kuburan Si Wonot memang pemakaman di daerahku yang sangat terkenal dengan keangkerannya. Bukan hanya aku dan ayahku yang pernah bertemu mahluk gaib di sana, tetapi maaih banhak lagi yang lainnya.

  8. Nama: Riqza Nur Aini
    Email: moha3451@gmail.com
    Twitter: @riqzanainiee
    Domisli: Demak Jawa Tengah
    LinkShare: https://mobile.twitter.com/riqzanainiee/status/666942078698577920

    “Apakah kamu pernah mangalami kisah horor saat melakukan perjalanan ke mana saja? Ceritakan dong…“

    Semua orang pasti pernah mengalami pengalaman horror.Dan ini kisahku….
    Kira-kira 1 bulan yg lalu,saat aku menginap dirumah nenekku didesa,aku menginap disana berniat untuk liburan,aku benar-benar tidak tahu kejadian seperti apa yang akan kualami..
    Benar-benar aku tidak tahu,ternyata di desa nenekku itu sedang gencar gencarnya wabah HANTU CEKIK,di desa nenekku itu memang masih sangat kental dengan adat istiadat.Apa itu hantu cekik??Hantu cekik itu semacam hantu untuk PESUGIHAN (menambah harta dengan bantuan hal ghaib,musryik).Jadi,hantu cekik itu setiap malam selalu mendatangi rumah-rumah warga untuk mencekik leher si penguni rumah,namun tidak sampai mati.Hanya hilang kesadarannya saja,tapii kalau dibiarkan juga bakal meninggal.Makanya,para warga sering ngeronda setiap malam,berjaga didepan rumah masing-masing.Ya seperti itu kiranya gambarnya keadaan di desa nenekku itu.Dan ketakutanku itu benar-benar semakin menjadi jadi ketika warga yang rumahnya disamping kanan nenekku didatangi hantu cekik itu.Dengan segala keberanianku,aku dan nenekku berkunjung ke rumah tetangga nenekku itu.Ya Tuhan…keadaannya benar benar menakutkan.Aku lihat sudah ada ‘orang pintar’ alias ‘dukun’ yang menangani tetangga nenekku yang ternyata seorang lelaki paruh baya.Matanya melotot seakan mau keluar,lidahnya menjulur,dan tubuhnya meronta-ronta seakan ingin terbebas.Keringat dingin benar2 membasahi sekujur tubuhku yang terpaku melihat itu.Jujur,aku orangnya penakut sekali.Apalagi dngan hal2 ghaib seperti itu.Nenekku yang mengetahui aku ketakutan segera memelukku lalu mengajakku untuk pulang.Aku benar2 tidak bisa memejamkan mataku karena masih terbayang2 bagaimana keadaan tetangga nenekku ituu.Aku belu, pernah merasakan ketakutan yang sangat seperti itu.Dan pengalamanku itu tak akan pernah bisa aku lupakan.Kemudian,keesokan harinya kedua orang tuaku datang untuk menjemputku pulang karena tak ingin ada hal2 buruk akan terjadi padaku.
    BTW,desa nenekku itu adalah Desa Tanjunganyar kecamatan gajah kabupaten demak.
    Sekarang,keadaan disana sudah lebih tenang,karena lusa desa itu mendatangkan seorang kyai.

  9. BINTANG PERMATA ALAM / bintangpermata45@gmail.com / Ngawi, Jawa Timur / https://mobile.twitter.com/Bintang_Ach/status/666049681168818176?p=v
    .
    Jawaban:
    Sstttt.. sebentar.. aku mau cerita, hihi..
    Waktu itu aku masih kelas 5 SD. Dan saat itu pula adalah masa libur yang cukup panjang. Aku dan keluarga (mama, papa & kakak sepupu) berencana berlibur ke kota wisata Batu, Jawa Timur. Kita akan berlibur di sana selama empat hari. So? Berarti kita harus menginap di hotel kan? Ya, tentu saja. Kita sekeluarga menginap di salah satu hotel kota Batu yang bernama “Arum Dalu”. Singkat cerita… saat itu waktunya makan malam, aku sekeluarga segera menuju tempat makan malam yang sudah sudah disediakan. Sebuah resto kecil yang terletak di pinggir kolam renang dan bersebelahan dengan ruang karaoke keluarga. Sesaat setelah menyantap makanan, aku melihat mama beranjak & kembali ke kamar. ‘Mungkin ngantuk’ pikirku. Sementara, aku melihat Papa & sepupuku sedang asyik di ruang karaoke. Lama aku terduduk melihat mereka, akhirnya aku juga ikut Mama ke kamar, mulai ngantuk, hehe. Singkat cerita, aku masuk kamar. Mama uda tidur pulas di kasur. Aku yang juga sudah ngantuk ikut tidur di sebelahnya. Tapi tiba2 mataku tertuju ke arah jendela bertutup korden yang ada di sampig tempat tidur. Ada sosok hitam yang berdiri di sana. Diam dan gak bergerak. Aku takuuttt.. aku mau memejamkan mata tapi entah kenapa selalu tidak bisa. Mataku selalu tertuju ke arah jendela. Sosok itu tetap masih di sana. Diam dan tak bergerak. Akhirnya aku memutuskan utk mendekat ke Mama dan berkerudung selimut sambil terus gemeteran. Malam itu aku tidur dg rasa takut yang hebatt.. sereemmmm….
    *

  10. Nama : Nova Indah Putri
    Twitter : @n0v4ip
    Link Share : https://twitter.com/n0v4ip/status/667169243474079744

    Waktu itu saya masih kecil tapi saya gak akan lupa sama kejadian itu. Jadi, suatu hari saya dan keluarga besar saya yang terdiri dari 4 keluarga melakukan perjalanan rekreasi ke daerah berastagi dengan 1 mobil mini bus dan sekitar 5 sepeda motor. Kami berniat untuk mandi-mandi di sungai yang lokasinya masih baru dan bahkan belum ada satupun pelancong yang datang, yang ada hanya para penambang pasir saja. Jalan menuju sungai tersebut benar-benar ekstream. jalannya hanya cukup untuk satu mobil dan jika pun ada mobil lain yang lewat jalannya harus bergantian dan jalannya juga diapit jurang. Jadi disepanjang kiri dan kanan jalan, kita bisa melihat jurang yang dalam. Jalannya juga berliku-liku.
    Sewaktu tiba dilokasi, kami sekeluarga tidak mempunyai firasat apa-apa. Kami hanya menikmati udara pegunungan yang masih sangat sejuk, air sungai yang hijau dan jernih bahkan saya bisa melihat dasar sungai dari atas sankin jernihnya. Ketika kami sedang asik main air, tiba-tiba ayah saya memanggil kami untuk naik dan menyuruh kami untuk siap-siap karena kami akan pulang. disitu saya bingung, kenapa mendadak sekali padahal lagi asik.
    Nah, sewaktu kami pulang kejadian horor itu terjadi. Ketika mobil kami dalam posisi mendaki, tiba-tiba mobil rem mendadak. Paman saya yang bertugas sbg supir mengatakan melihat anak-anak menyebrang padahal kami tidak melihat apapun saat itu. Lalu tiba-tiba mobil kami mundur, paman saya panik. dia terus menginjak rem tapi karena posisi kami memang mendaki jadi meski di rem sekalipun mobil tetap akan turun. Para orang tua yang meenggunakan sepeda motor dibelakang kami langsung melompat dan mencari batu besar untuk ganjalan. Dan saat mobil dalam keadaan diam, kami semua disuruh turun dari mobil. Hanya tinggal kedua paman saya yg tetap berada di dalam mobil. Paman saya terus berusaha membawa mobil naik dibantu para ayah yang mendorong dari belakang.
    Akhirnya mobil berhasil dibawa ke posisi aman. Dan ketika kami berjalan menuju mobil, seperti mimpi tiba-tiba mobil itu mundur seolah ada yang mendorongnya dari atas sana. Kami semua yang melihat seperti patung, hanya diam saat itu dan ketika suara paman saya yg masih ada didalam mobil meminta tolong barulah kami sadar dan langsung berlari mengejar mobil yang begitu cepat itu. Mobil langsung berada diujung dengan bagian belakang yg mengarah ke jurang dan bagian depan yang masih ada dibadan jalan. Dan syukurlah, mobil belum jatuh.
    Kami langsung menyelamatkan paman saya yang berada didalam dan untunglah akhirnya ada pengendara yang lewat yaitu para penambang pasir yang kami lihat disungai tadi. Mereka lah
    yang membantu kami menarik mobil dan mereka juga yang membantu kami sampai diatas. Singkat cerita, menurut orang sekitar apa yang terjadi pada kami merupakan teguran dari makhluk halus penghuni sungai. Mereka marah karena kami tidak minta izin saat masuk. Menurut mereka, anak kecil yang dilihat paman saya merupakan makhluk halus yang menjaga sungai itu dan saya juga baru mengerti alasan kenapa kami mendadak pulang ternyata karena ayah saya mendengar sesuatu berbisik di telinga ayah saya dan menyuruh kami pulang. Akibat kejadian itu, paman saya yang menjadi supir mengalami patah tulang dibagian kakinya karena kakinya terjepit setir mobil dan satunya lagi lumpuh permanen.

    Terima kasih kak Desty sudah baca cerita yang panjang ini ^^

  11. Nama: Cahya
    Email: cahyasptm@gmail.com
    Twitter: @chynrm
    Domisili: Palembang
    Link share:

    cerita horror waktu lagi di perjalanan itu pas mau ke Bangka untuk liburan. di sana ada pantai yang ramai dikunjungi tapi ada juga pantai yang sepi bahkan mungkin tidak ada pengunjungnya. kami memilih ke pantai yang sepi itu supaya kami lebih leluasa bermain. kami sempat heran kenapa sepi? tapi ya akhirnya kami asyik-ayik aja main di sana.
    waktu sudah pulang ke rumah saudara yang di Bangka, ada anaknya yang masih bayi nangis-nangis terus. dia nunjuk ke luar jendela rumah. kemudian keponakanku yang masih balita punya six sense dan dia bilang memang seram yang ngelihatin di jendela. ada laki-laki dengan wajahnya yang seram dan rusak. ternyata dia mengikuti dari pantai yang dikunjungi siang tadi. rupanya itu yang menyebabkan pantai itu sepi karena akhirnya kami baru tahu kalau pantai itu memang terkenal angker.
    selama di perjalanan, kakakku yang menyetir mobil merasa mobil tiba-tiba berat. padahal sebelumnya biasa-biasa saja. pas ditoleh ke belakang ternyata ada genduruwo yang menggentol. tapi kata keponakanku genduruwo itu cuma iseng nemplok, biarin aja nanti pergi sendiri.
    sepulangnya dari Bangka, keponakanku suka ngomong sendiri, suka loncat-loncat tiba-tiba di atas kasur. waktu ditanya, dia bilang ada yang ngajak dia main, seorang tante-tante yang serba buntung dan darah-darah di wajahnya selalu mengajak dia main dan tersenyum padanya. tante itu nggak mau pergi juga.
    dia merasuki tubuh salah seorang teman kami yang sedang main ke rumah. akhirnya kami tanya-tanya. ternyata perempuan itu mengikuti sejak masih di perjalanan dekat pelabuhan yang banyak pohon-pohon gede. hingga sudah pulang ke sini pun dia masih ikut dan stay di dalam kamar buat main sama keponakanku. dia mengikuti keponakanku karena keponakanku itu mirip dengan anaknya dulu. yah, keponakanku itu wajahnya memang rada mirip londo walau nggak ada darah bule. kami suruh pulang sendiri ke tempatnya lagi tapi dia malah nggak mau dan dia bilang “tidak semudah itu. kalau kalian bisa, antarkan aku kembali ke sana”. Ya Allah, jauh bingit keleus nganter ke palabuhan lagi… -_-
    entah bagaimana kabarnya sekarang, apakah sudah pulang atau masih di kamar tamu kami atau tetap ikut keponakanku, entahlah. karena keponakanku sudah pulang lagi ke rumahnya sendiri.

  12. nama:Farah Fahmi
    email: farahfahma179[at]gmail[dot]com
    kota: Tegal
    aku ngga tahu ini masuk dalam sebuah kisah perjalanan atau bukan. tapi ini untuk menuju ketempat yang aku maksud, aku melakukan perjalanan😀
    jadi waktu itu, aku lagi iseng-iseng cari tempat buat background foto. nah background yang aku cari adalah sebuah rumah model zaman belanda gitu yang jendelanya tinggi-tinggi dan dindingnya batu (aku liat foto dg background tsb di salah satu komunitas fotografi jadi aku ingin mendapatkan gambar yang sama). aku mengajak temanku sebagai model percobaan fotoku. sebelumnya, aku tidak tahu harus kemana untuk dapat background rumah kosong, tapi kemudian temen aku tahu bahwa didaerah timur kota kami ada pabrik bekas belanda dulu. tanpa pikir panjang, aku pun setuju saja. sampai disana, aku disambut sebuah pabrik gula yang masih berproduksi sampai sekarang dan sebuah taman yang masih satu kawasan dengan pabrik itu didepannya. ditaman itu ada banyak macam rekreasi seperti kolam renang ukuran anak tk-sd, rel kereta serta kereta uapnya, lalu ada ruangan-ruangan yang aku sendiri tidak tahu fungsinya. temanku mengajakku ke bagian barat taman itu dimana rumah tua yang dimaksud ada disana. dibagian barat itu, adalah kawasan yang sepi. jauh dari rekreasi yang sudah aku sebutkan sebelumnya. pertama melangkahkan kaki disana, ngga tahu kenapa hawa-hawanya sudah beda. tapi aku tetap melanjutkan untuk mengambil foto. temenku yang akan kujadikan objek pun berdiri didepan rumah tua itu. beberapa foto aku ambil tidak terjadi apa-apa, namun dimenit selanjutnya begitu kami pindah posisi agak kedalam, saat aku melihat temanku dari layar kecil kamera, jendela panjang disebelah kanan temanku itu tiba-tiba terbuka sendiri. aku kira aku salah liat, jadi aku jauhkan kamera itu dari mataku. dan ternyata itu memnag terjadi, temenku aja langsung liat kesebelah kanannya. aku deg-degan banget disitu. detik berikutnya, ada suara seperti kayu yang jauh yang terdengar dari dalam rumah. aku dan temenku pun lari kencang sekali sampai aku jatuh tersandung batu. aku tidak tahu itu benar ada makhluk jenis lain atau bukan. tapi kata temen aku, rumah itu tidak pernah ditinggali orang sejak belanda pergi mungkin, orang-orang sih bilangnya sejak dulu. dan itu cerita horor yang paling horor dalam hidupku. *aku degdegan pas nulis cerita ini😀 keingat waktu itu😀

  13. Nama: Aya Murning
    Email: ayamurning@gmail.com
    Domisili: Palembang
    Twitter: @murniaya

    Link share tweet:

    Jawaban:

    suatu malam sedang dalam perjalanan jauh ke dusun atau kampung halaman ibuku, mobil kami mogok di tengah jalan. kami minggirin mobil dan parkir di depan hutan yang minim pencahayaan. entah apa yang salah pada mobil kami waktu itu. jadi ayahku turun untuk mengecek mesinnya. karena bosan di dalam mobil, aku ikut turun untuk membantu ayahku sambil megangin senternya. tidak ada masalah pada mesin di depan, lalu coba memeriksa juga ke bagian bawa mobil. waktu nunduk, ada selebar kain putih menjuntai di sebelah kiri mobil seperti rok seseorang, tapi menggantung begitu saja di udara. saat kami berdiri dan melihat ke seberang mobil, ternyataaaaa ada tante K lagi menyeringai ke arah kami. hwaaaaaahhhh!!! aku buru-buru masuk mobil sedangkan ayahku juga terkejut tapi masih lebih jauh santai daripada aku yang sampai melonjak kaget. zzzzzz~

  14. Nama : Emelya Agustin Febrianti
    Kota : Kandangan, Kalimantan Selatan
    Email : emelyaag@gmail.com
    Link share : https://mobile.twitter.com/Pandaelpeu/status/667470879375405058
    Cerita ini belum lama, mungkin sekitar dua minggu yang lalu.Saya adalah seorang mahasiswa yang mengambil kelas daerah, dan semester ini kami wajib mengikuti perkulian di kelas yang ada di ibukota kalimantan selatan. Saya dan teman-teman pun menginap di kosan yang sepertinya sudah lama sekali tidak ditinggali.Malamnya saat sedang duduk-duduk diteras, teman saya memperingatkan saya, katanya kalau didalam hati-hati, jangan ngelamun dan jangan berisik nanti ada yang terganggu.Namun ada teman yang sepertinya kurang percaya, dia kesal karena air dikosan macet sehingga marah-marah ini itu, pas jalan keluar malah seperti terpental lumayan jauh dari teras, dan malamnya teman saya bilang dia tidak bisa tidur karena ada yang bolak balik lewat didepan dia. Alhamdulillah saya tidak melihat langsung, namun saya benar-benar tidak bisa tidur malam itu.Apalagi di atas jam 12 ada suara ketukan dimana-mana.

Ikut Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s