#432 Finding Audrey

25735056

Judul Buku : Finding Audrey (Aku, Audrey)

Penulis : Sophie Kinsella

Halaman : 360

Penerbit : Gramedia Pustaka Utama

Audrey adalah seornag remaja putri yang menderia gangguan kecemasan berlebihan. Dia tidak bisa berinteraksi dengan orag lain selayaknya orang normal. Sehari-hari dia menggunakan kacamata hitam untuk menghindari kontak mata dengan orang lain. Bahkan dengan Mom dan Dad (kedua orang tuanya) serta Frank dan Felix (saudaranya). 

Tidak ada pernyataan jelas hal yang menyebabkan Audrey menjadi seperti itu. Namun ada gambaran bahwa Audrey mengalami bullying di sekolahnya oleh beberapa temannya. Akibatnya Audrey harus berhenti sekolah karena mengalami krisis kecemasan itu. Dampaknya ternyata bukan hanya pada Audrey. Mom harus berhenti bekerja dan tinggal di rumah. Mom lantas jadi ketagihan membaca Daily Mail dan mulai menganalisis kehidupan anak-anaknya, terutama Frank yang menurut Mom ketagihan bermain game online.

Dari “kacamata” Audrey, kita diajak untuk melihat kehidupan keluarga Turner. Ada seorang ibu yang (ikut-ikutan) mengalami kecemasan telah salah mendidik anaknya. Ada seorang ayah yang berusaha menyeimbangkan keluarganya. Ada Frank yang ingin menjelaskan pada ibunya bahwa meski dia sering bermain game, prestasinya tidak merosot, ada Felix yang menjadi hiburan di dalam rumah. Lalu ada juga Linus, sahabat Frank, yang ternyata berhasil mendekati Audrey dan sukses menjadi katalis yang memperbaiki hubungan di dalam keluarga Turner.

Saya senang sekali membaca interaksi di dalam keluarga Turner. Tokoh favorit saya adalah Frank. Dia bisa berargumentasi dengan ibunya dengan sarkas tapi lucu. Dia juga berusaha memahami adiknya yang bisa dibilang memiliki kebutuhan khusus. Saya suka ketika Frank tampil membela adiknya di depan orang tua Izzy, (mantan) teman Audrey yang membuatnya mengalami gangguan kecemasan ini. Tokoh favorit kedua adalah Linus. Porsinya dalam novel ini pas. Tidak berlebihan, dan juga tidak hanya sekadar tempelan. Cara dia “memulihkan” Audrey cukup unik.

Kita semua memiliki grafik bergerigi. Aku tahu aku begitu. Naik sedikit, turun sedikit. Begitulah hidup.

Novel Young Adult yang ringan dan sangat menghibur ini memberikan beberapa pesan moral yang bisa dipetik. Yang pertama, dalam suatu keluarga apabila satu orang saja yang mengalami gangguan, maka seluruh keluarga akan ikut terganggu. Yang kedua, hidup selalu dinamis. Tidak mungkin selalu berupa garis lurus, ada kalanya harus bergerigi- naik dan turun. Yang ketiga, bagaimana kita melihat pada diri sendiri jauh lebih penting daripada penilaian orang lain pada diri kita.

Empat bintang untuk Audrey, Linus dan Keluarga Turner.

4 stars

Ikut Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s