[Blogtour & Giveaway] #441 Pancen

cover_pancen-mariaita

Judul Buku : Pancen: Di Bawah Pohon Bintaro, Kisah Ini Berakhir

Penulis : Maria Ita

Halaman : 137

Penerbit : PT Kanisius

Katakanlah bahwa sakit asmara aku!” – Kidung Agung 5:8

Mar menghilang. Itulah berita yang membuat Aku kembali pulang ke rumah. Terakhir Mar terlihat pergi mengunjungi pohon Bintaro, tempat Kus mantan kekasihnya ditemukan meninggal secara misterius. Di bawah pohon itu juga, Aku bertemu dengan Kus. 

Jangan salah. Yang Aku temui adalah hantunya Kus. Gaya bicaranya terlihat seperti orang sakit. Sakit asmara, katanya. Kus bilang dia juga mencari Mar yang menghilang. Dulu Mar masih sering datang membawa “pancen” untukya. Tapi sudah lama Mar tidak lagi datang. Di dunia orang mati pun Mar tidak dijumpainya. Aku memutuskan untuk mencari tahu kemana hilangnya Mar.

Ohya, Aku adalah Elizabeth, adiknya Mar. Sejak orang tua kami meninggal, Aku tinggal berdua dengan Mar. Tetangga sekitar banyak yang mencemooh kami karena kemandiian kami. Tidak jarang ada yang datang mengancam. Aku takut, tapi Mar berani. Ketika Aku pergi kuliah dan bekerja di Jogja, Mar tinggal sendiri. Setelah Kus meninggal, Mar menikah dengan Kam. Aku tidak tahu siapa Kam ini. Yang pasti, rumah peninggalan orang tua kami ditinggali oleh Kam seorang diri.

Pancen : berasal dari kata Ponci. Istilah ini digunakan oleh orang Jawa saat mengirimkan sajian bagi arwah orang yang dicintai yang sudah meninggal. Diberikan selama 40 hari sejak meninggal, saat weton dan peringatan-peringatan meninggalnya. Biasanya berupa makanan/minuman kesukaan orang yang meninggal tersebut.

Novel ini sudah membuat saya penasaran karena judulnya. Setahu saya, pancen itu bisa berarti “memang”. Seorang teman mengatakan bisa juga berarti “dasar” (umpatan). Saat membaca novel ini, prolognya sudah membuat saya tertarik karena penulisnya berkali-kali menggunakan kutipan dari kitab Kidung Agung (suatu kitab yang isinya adalah kumpulan puisi Raja Salomo yang bercerita tentang kasih asmara). Meski diambil dari kutipan di Alkitab, tidak ada kesan religius. Yang ada malah romantis dan magis.

Pancen bukan hanya berkisah tentang cinta antara Kus dan Mar, tapi juga tragedi yang dialami keduanya, terutama Mar. Ada bagian dalam novel ini dimana Mar dikisahkan seperti mengalami astral projection dan menjalani tiga kali proses aborsi yang berbeda. Saya bertanya-tanya, apa yang terjadi pada Mar, yang di awal dikisahkan adalah seorang perempuan mandiri dan tegar? Jawabannya ternyata ada setelahnya dan membuat saya semakin kagum dengan sosok Mar.

Diceritakan dengan paduan puisi dan penggalan lagu, novel ini jadi tampil beda. Hal menarik lainnya yang saya jumpai dalam novel ini adalah penamaan tokoh dengan saku suku kata, kecuali untuk tokoh “Aku”. Entah mengapa penulis membuat nama-nama singkat seperti itu. Tapi tidak akan membuat bingung kok… malah di situlah uniknya.

Yang saya sesalkan adalah tipisnya novel yang konon butuh waktu enam tahun hingga penulis menyelesaikan naskahnya. Namun, saya suka cara penulis mengakhiri kisah cinta ini. Seperti salah satu quote indah dalam novel ini,

“meski nafasku telah habis sekalipun, aku tetap mencintaimu, karena aku hujan dan kamu bumi”.

4 stars

giveaway-pancen-final

Melalui blog ini, Maria Ita akan memberikan novel Pancen untuk kamu. Ini syarat-syaratnya:

1. Peserta berdomisili di Indonesia.
2. Wajib follow akun twitter Maria Ita di @marrielines
3. Promosikan Give Away ini di akun twitter pakai tagar #GAPancen dan mention akun @marrielines dan @destinugrainy
4. Jawab pertanyaan berikut ini: “Mengapa kamu ingin membaca buku ini?”
5. Sertakan data diri berupa nama, akun twitter, email di kolom komentar berikut jawabanmu.
6. Akan dipilih 2 orang beruntung yang masing-masing mendapatkan 1 buah novel Pancen (plus bonus tanda tangan penulis)
Mudah kan? Jangan lupa berkunjung ke blog lainnya dalam rangkaian blogtour ini untuk membaca review mereka atas novel ini.
—UPDATE—
Terima kasih atas partisipasi teman-teman semua dalam Blog Tour #Pancen ini. Dan 2 orang yang beruntung mendapatkan buku Pancen (bertanda tangan penulis) adalah…
Mifta Rizky Wiratnasari
Salsabila Shafa Rahma
Selamat kepada pemenang. Saya akan melakukan konfirmasi alamat via DM di twitter. Jika dalam 2 x 24 jam tidak ada repon makan akan dipilih pemenang lainnya.
Jangan lupa berkunjung ke blognya Atria ya…

14 thoughts on “[Blogtour & Giveaway] #441 Pancen

  1. Nama: Fembi Rekrisna Grandea Putra
    Akun Twitter: @fembi_rekrisna
    Email: fembi_rekrisna [at] yahoo [dot] co.id
    Jawaban: Karena saya tertarik dengan hal-hal yang berbau magis, apalagi jika diangkat ke dalam kisah novel seperti ini. Saya penasaran dengan “pancen” yang menjadi judul novel ini karena saya belum pernah melihatnya di dunia nyata. Saya juga penasaran dengan “astral projection” yang dilakukan oleh Mar. Saya pernah dijelaskan oleh guru les saya tentang istilah itu, yaitu semacam pemroyeksian roh yang keluar dari tubuh yang katanya bisa dilakukan oleh orang awam. Saya jadi kepingin banget baca buku ini.

  2. Nama : Shofiyatun
    Twitter : @potrehkoneng
    Email : shofiyatun@gmail.com
    Jawaban : Karena judul bukunya mengingatkan akan novel Paulo Coelho yang judulnya Di Tepi Sungai Piedra Aku Duduk dan Menangis/ By the River Piedra I sat Down and Wept

  3. Nama: Ayu Puspita Sari
    Twitter: @YuuSasih
    Email: phoebeyuu@gmail.com
    Jawaban: Aku udah dari awal ngincar buku ini, tapi baru tau giveaway-nya sekarang. huhu. Sama seperti Mbak Desty, aku juga tertarik banget sama buku ini karena judulnya yang kukira berhubungan sama “memang” dalam bahasa jawa (lol). Selain itu dari ulasannya, kayaknya buku ini buku sastra, dan aku lagi suka baca sastra terutama sastra Indonesia.

  4. nama: Aulia
    twitter: @nunaalia
    email: auliyati.online@gmail.com

    “Mengapa kamu ingin membaca buku ini?”

    Judulnya unik dan setelah tahu artinya jadi tambah pengetahuan. Temanya juga tidak biasa dan terkandung kisah magis dan misteri. Selain itu diceritakan dengan paduan puisi dan penggalan lagu membuat kisah ini makin menarik, apalagi disajikan dalam bentuk novel.
    Dari judulnya saja sudah mengandung pengetahuan, isinya tentunya akan lebih bermakna dan memiliki banyak hikmah dan pelajaran hidup yg bisa dipetik.

    Semoga punya kesempatan menikmati kisah ini😉

  5. Rini Cipta Rahayu
    @rinicipta
    rinspiration95@gmail.com

    Aku tertarik baca novel ini karena tema yang diangkat sangat menarik, mengabungkan cerita fantasi *atau magis?* tanpa menghilangkan unsur Indonesia nya. Meskipun tipis dari segi jumlah, tapi aku yakin sangat bermakna dan memberi hikmah yang positif. Penulis juga perlu waktu yang cukup lama untuk mematangkan tulisan ini. Jadi sepertinya akan sangat puas membaca kisah Mar ini.
    Selain ity, aku juga ingin berkenalan dengan penulis dan penerbitnya. Sebelumnya belum pernah koleksi. Terima kasih

  6. Nama: Insan Gumelar Ciptaning Gusti
    Akun: @san_fairydevil
    Email: alamadt_saya@yahoo.com

    Karena biasanya kalau menggunakan sudut pandang orang pertama kebanyakan menceritakan tentang si tokoh itu sendiri. Tapi di sini justru menceritakan tentang tokoh lain. Yang berarti Si Tokoh Aku yang adalah adiknya Mar, selalu mengikuti kemanapun Mar pergi. Atau di dalam kepalanya penuh dengan pemikiran akan apa yang dipikir oleh Si kakak.

    Katanya bukunya tipis? Tapi ada sedikit penjabarannya, aku menangkap ada kisah cinta, keluarga, misteri, magis, pembunuhan (detektif karena menguak sebuah peristiwa)? Kalau bisa menggabungkan banyak unsur itu dalam sebuah cerita yang singkat tapi pas. Bukankah itu keren?

  7. Nama : Deria Anggraini
    Twitter : @deriaanggraini_
    Email : deriaanggraini21@gmail.com

    Jawaban :
    Saya pgn ngasih buku ini ke Ibu saya, karena sebentar lagi beliau ulang tahun. Beliau asli orang Jawa, meskipun udah bertahun2 tinggal di Jakarta. Beliau orang yg selalu membanggakan tanah kelahirannya, dan menurut saya jika beliau membaca cerita ini pasti akan sangat senang. Mungkin juga jika membaca cerita ini, beliau akan mengingat orang2 terkasihnya di kampung halamannya, yg masih hidup maupun yang sudah meninggal.
    Dan Ibu saya suka membaca di waktu senggangnya, terutama membaca cerita misteri seperti ini. Jadi saat mengetahui ada giveaway mendapatkan buku ‘Pancen’, saya yakin buku ini sangat cocok untuk Ibu saya. Dan semoga buku ini berjodoh dengan saya, sehingga bisa saya hadiahkan untuk Ibu saya yang tercinta 😄

  8. nama: Chantia Ahwazuaiyah
    alamat email: chan.ahwaz@gmail.com
    twittler: @cheonchan
    link share: https://twitter.com/cheonchan/status/744318955888644096

    Saya pengen baca novel ini karena … baca reviewnya aja udah magis dan romantis banget! apalagi baca novelnya! hahaha.
    Saya terbiasa baca novel-novel romance ringan atau yang bercampur sama sci-fi. jujur, saya belum pernah baca novel yang berbau magis seperti ini, ditambah lagi kental dengan adat Jawa. hal itu membuat saya penasaran, ditambah di review dituliskan bahwa penulis menyelesaikan novel ini dalam waktu 6 tahun dan itu sangat wow sekali. Itu berarti novel ini dibuat dengan riset yang mendalam dan feeling yang pasti bikin readernya merasakannya juga. Daaaan quotes di endingnya juga asdfghjkl banget deh! romantis tapi jauh dari lebay. Keren banget! semoga saya menang GA nya ya, #EdisiberharapberkahRamadhan hahaha~
    Oiya, cinta banget deh sama covernya!

  9. Nama : Dhea Nur'Aini R.
    Akun twitter : @dhedhea_98
    Email : dheanurainirachmayanti@gmail.com
    “Mengapa kamu ingin membaca buku ini?”
    Alesan kenapa ingin membaca buku ini, untuk mengetahui perkembangan dan seluk beluk alur atau plot yang menarik dan tentu saja menyenangkan untuk diikuti . Pendalaman karakter yang disajikan oleh penuli sehingga tidak terjadi karakter tokoh yang membosankan. Cerita yang pengemasannya secara apik menjadi nilai tambah  untuk dicermati sekaligus dipahami oleh pembaca. Mulai dari perkenalan masing-masing karakter diawal cerita yang semakin membuat penasaran apa yang akan karakter lakukan di dalam cerita tersebut atau apa saja yang terjadi dengan karakter atau apa saja kejadian yang dialami oleh karakter di dalam cerita itu. Sudut pandang apa yang diambil oleh penulis dalam cerita tersebut. Gaya bahasa penulis yang dituangkan di dalam cerita terkesan tidak terburu-buru ataupun tergesa-gesa serta rapi membuat pembaca tidak merasa kebosanan atupun kebingungan serta tema yang diangkat dan dikemas dengan bahasa yang lugas sehingga mudah dipahami. Dan ide penulis yang patut diapresiasi.

  10. Nama : Mifta Rizky Wiratnasari
    Twitter : @keyminoz
    email : keyminoz@yahoo.com

    Mengapa kamu ingin membaca buku ini?
    alasan karna pertama penasaran dengan judulnya “Pancen” setelah aku baca ternyata pancen itu istilah yg digunakan oleh orang Jawa saat mengirimkan sajian bagi arwah orang yang dicintai yang sudah meninggal, kalau di daerahku aku biasa menyebutnya sandingan. Kedua penasaran kenapa mbak Mar ini kok tiba2 ngilang tanpa jejak.

  11. Nama: Nola Amalia
    Twitter: @Nolaamaliaa
    Email: nolaamalia20@gmail.com

    Karena novel ini berhasil membuat saya jatuh cinta pada pandangan pertama. Mungkin terdengar lebay, tapi inilah kenyataannya. Sejak pertama baca reviewnya, dengan mudah rasa ketertarikan dan penasaran saya muncul. Saya suka isinya yang romantis tapi berbau magis, serta dilengkapi dengan kutipan-kutipan yang puitis. Hal lain yang membuat saya tertarik ialah nama-nama tokoh yang unik, yang hanya terdiri dari satu suku kata, seperti ‘Kus’, juga ‘Mar’. Entahlah, bagi saya, nama-nama itu berhasil menjadi keunikan dan keistimewaan tersendiri dari novel ini.
    Bukan hanya itu, setelah saya tahu dari review di atas bahwa penulis butuh waktu enam tahun untuk menyelesaikan novel ini, saya langsung tercengang, agak gak percaya. Kenapa? Masa iya, novel berjumlah 137 halaman diselesaikan dalam jangka waktu begitu? Saya nggak habis pikir sekaligus nggak bisa bayangin gimana kerennya isi novel ini. Semoga aja keberuntungan berpihak pada saya, supaya bisa langsung baca novelnya, hehe.

  12. nama : Daisy S
    akun twitter : @daisy_sky
    email : Stupidliar367(at)gmail(dot)com

    “ Mengapa kamu ingin membaca buku ini?”

    1. Saya tidak pernah menyangka ada buku dengan ide seperti ‘ Pancen ‘. Saya menemukan kebudayaan jawa yang diangkat dalam novel ini . Sebuah karya tulis yang sangat kreatif yang membuat saya kesulitan mengekspresikan kekaguman saya .Pada akhirnya saya cuma bisa berkata Wah … dan berpikir untuk harus membaca novel ini .

    2.Saya belum mengenal gaya kepenulisan kak Maria Ita tapi ingin sekali tau dan mengenal .Baru baca sinopsis dan reviewnya saja sudah bikin nagih .

    3. Rate-nya nyaris sempurna .4 bintang dari kak Desti bikin saya semakin penasaran .Jujur saja baru baca Sinopsis dan nama nama tokoh membuat saya masukin ke wishlist .

    * Tebar doa ”
    *Tebar garam keberuntungan *

  13. Nama: Salsabila Shafa Rahma
    Twitter: salsashf
    Email: salsabilasr@icloud.com

    “Mengapa kamu ingin membaca buku ini?”

    Jujur, aku baru tahu keberadaan buku “Pancen” lewat giveaway ini dan langsung tertarik karena blurb-nya yang cukup menjanjikan. Pandanganku juga langsung tertuju dengan nama-nama tokoh yang unik dan singkat: Mar, Kus, dan Kam.

    Ditambah lagi setelah membaca review Mbak Desty bahwa “Meski diambil dari kutipan di Alkitab, tidak ada kesan religius. Yang ada malah romantis dan magis.” Menurutku, mengangkat sebuah buku dari ketiga hal tersebut sangatlah tidak biasa.

    Aku sendiri sering sekali membaca buku yang kisahnya romantis dan senang mencari tahu apa pun yang berbau magis, sehingga aku merasa buku ini adalah perpaduan yang sempurna untuk dinikmati.

    Kemudian, yang membuatku sangat tertarik untuk membaca buku ini adalah adanya bahasan mengenai astral projection. Kebetulan, selama ini aku pernah beberapa kali mencari tahu di internet mengenai hal-hal seperti itu karena salah satu temanku yang pernah mengalaminya. Sehingga aku pun penasaran bagaimana penulis akan mengisahkan hal tersebut dengan bantuan tokoh Aku—atau entahlah bagaimana penulis menjelaskannya yang pasti aku sangat penasaran!

  14. Nama : Rizky Mirgawati
    Akun twitter : @RizkyMirgawati
    Email : kikyavis@gmail.com
    Jawaban :
    Jujur sejak awal saya sama sekali tidak tahu apa itu “Pancen” tetapi membaca review dari blog Mba Nurina, Mas Dion dan Mba Desty sekarang ini, saya sedikit banyak mengetahui apa itu Pancen. Setelah membaca review-review yang ada saya makin penasaran kisah cinta seperti apa yang disuguhkan oleh Kus dan Mar, ide penceritaannya sepertinya unik, dan berhubung saya ini salah satu pecinta kisah romance, saya ingin mencicipi karya Kak Maria Ita. Saya ingin merasakan juga sensasi magis dan romantis disaat bersamaan menyusuri sebuah kisah cinta yang tak biasa.

    Wish me luck, thanks buat giveawaynya, Mba🙂

Ikut Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s