Bookish Confessions

Banner Posbar 2016

Tadinya saya nggak punya ide sama sekali untuk ikutan Posting Bareng bulan ini. Tapi setelah blogwalking, akhirnya saya jadi kepengen juga nulis soal pengakuan-pengakuan ini. Jadi…ini dia beberapa pengakuan saya soal buku.

  1. Saya poligamist reader. Kalau yang ini sih saya udah berkali-kali bilang sih. Di rak currently reading di akun Goodreads saya, nyaris tidak pernah hanya ada 1 buah buku yang nangkring di sana. Kalaupun misalnya ada waktu dimana di rak itu hanya ada 1 buku saja, artinya saya lagi terserang reading slumps.
  2. Saya suka dengan printed-books, tapi e-book lebih praktisSaya sekarang lebih sering baca e-book, dengan alasan praktis. Saya biasanya membaca pas lagi sarapan, pas lagi “nongkrong” di kamar mandi, di sela-sela waktu mengajar, di tengah waktu rapat yang membosankan, lagi nungguin mahasiswa ujian, dan tentunya menjelang tidur. Kalau bawa-bawa printed books kan repot ya.
  3. Tidak ada game di hape saya. Hape bagi saya adalah alat komunikasi dan alat membaca e-book. Enough said.
  4. Book is an expensive item for me. Sejak masih kecil, buku adalah barang yang mahal buat saya. Saya ingat sekali Papaku pernah cerita kalau dia sampai ngambil kredit di bank hanya untuk membelikan kami buku ensiklopedia dan buku untuk belajar bahasa inggris. Saya juga sering minjam buku dari teman, dan berasa mendapat harta karu ketika dapat lungsuran buku bekas dari tante saya di Jakarta. Ketika saya sudah punya penghasilan sendiri, membeli buku menjadi semacam terapi bagi saya. Ada perasaan bangga setiap kali saya bisa membeli buku. Sampai sekarang buku tetap jadi barang mahal buat saya. Sejak punya blog buku, saya bersyukur bisa dapat kepercayaan dari beberapa penulis dan penerbit untuk mereview buku mereka. Saya bisa dapat buku gratis lewat blog, lomba review atau kuis-kuis berhadiah buku. Akhir-akhir ini saya membatasi membeli buku, sejak kebutuhan anak saya makin banyak😀 Tapi tetap ada cara biar bisa baca buku dengan mudah dan murah.
  5. Mulai suka baca romance gara-gara ketagihan baca Harlequin waktu awal kuliah. Saya baca romance pertama kali sih pas SMP. Waktu itu nemu buku Freddy S. punya tante saya di gudang rumah nenek. Pas saya baca, ortu saya juga nggak komen apa-apa. Ortu saya yang liat saya baca itu cuek aja. Beda pas saya baca komik Candy-Candy…saya pasti kena marah (ortu yang aneh). Ortu saya memang nggak suka baca sih. Mungkin mereka juga belum pernah baca Freddy S., jadi nyantai aja liat anaknya baca buku begituan. Pas SMA, di asrama sekolah pernah ada satu buku yang digilir sembunyi-sembunyi dari satu kamar ke kamar lainnya. Buku itu adalah Kincir Angin Para Dewa-nya Sidney Sheldon. Banana split menjadi bahasan berhari-hari di asrama huahahaha… Pas awal kuliah, adik sepupu saya yang sekolah di sekolah Katolik tiba-tiba datang membawa sekardus buku-buku Harlequin. Katanya ada razia di asramanya, dan teman-temannya mau menyingkirkan buku-buku itu sebelum didapat oleh suster. Jadinya saya pesta pora Harlequin. Di situlah saya mulai suka novel romance yang happily ever after.
  6. I always wonder, if anyone’s really reading my review. My pageviews keeps growing, hanya saja kolom komentarnya tetap sepi. Ramainya kalau ada giveaway aja…hehe. Buat kamu yang sudah meninggalkan jejak di blog ini, terima kasih saya. Dan untuk kalian para silent reader I’m so thankful for those of you who read even in you don’t say anything. Maybe just every once and a while, drop me a line please.  (Eh…ini sih blog confession ya..huahaha. Tapi kan review juga masih nyambung ke buku #maksa).

Udah itu aja pengakuannya.

20 thoughts on “Bookish Confessions

  1. Hola, kakak 😁
    Nonono. Aku bukan silent readers. Ini aku lagi jalan-jalan aja dan nyasar ke sini. Hehe
    Hooo, aku juga menganggap buku itu mahal. Dulu lebih sering mengandalkan pinjeman. Entah dari teman atau perpus. Tapi semenjak kuliah, hehe, dan jauh dari orang tua, jadi agak kalap. Biasanya beli novel-novel yang favorit banget. Meskipun tetep aja sih, masih menganggap buku itu barang mahal😦 *maklum. Kalo beli buku kebanyakan, nanti nggak bisa makan selama seminggu. Hehe.

  2. No 4 dan 5 sama banget mbak! Buku bagi aku adalah barang mahal karena ortu nggak mau beliin buku kalau nggak buku pelajaran, dan aku mulai suka membaca berawal dari membaca buku hisrom dan harlequin :))

  3. Jujur, aku sama sekali belum pernah baca Freddy S, tapi kalau Enny Arrow kayaknya pernah deh pas SMA *woy ngakunya jangan di lapak orang!

  4. Ga ada game juga di hp. kalo smule semacam game, ya, cuma atu itu. Jarang juga dipake. Tapi aplikasi ebook reader ada, errr…4 kayaknya, kalo manga reader diitung hhahaha…

    Yang nomor terakhir itu juga akuuu bangett…😀

Ikut Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s